alexametrics

Kawal Pembangunan Ibu Kota Nusantara Sampai Tuntas

17 Juni 2022, 17:40:50 WIB

JawaPos.com – Perayaan HUT ke-76 Bhayangkara digelar di titik nol Ibu Kota Nusantara (IKN). Beberapa acara digelar, mulai dari Hari Bakti Kesehatan sampai ikrar untuk mendukung dan mengawal pembangunan IKN sampai tuntas. Ikrar itu dibacakan oleh organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan elemen buruh.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto menjelaskan alasan mendukung pembangunan IKN. Menurutnya, pemindahan Ibu Kota Negara bukan hanya perpindahan secara fisik, namun juga pemindahan pemerataan pembangunan dan pemenuhan harapan anak bangsa.

“Semua anak bangsa memiliki harapan dan kesempatan yang sama untuk bisa bangkit dan mengenyam semua keilmuan dan kesejahteraan itu sendiri, maka pemindahan ibu kota harus kita dukung, karena memberikan harapan dan kesempatan bagi kita semua,” kata Cak Nanto di titik 0 kilometer IKN, Jumat (17/6).

Sunanto mendapat kehormatan untuk membacakan ikrar mendukung pembangunan IKN. Ikrar tersebut adalah: Kami berkomitmen, mendukung pembangunan ibu kota nusantara sebagai bagian dari upaya, wujudkan visi Indonesia emas 2045. Menjadi bangsa Indonesia, yang berdaulat maju, adil dan makmur.

“Terima kasih Pak Kapolri, semoga cita-cita ini bisa kita wujudkan bersama. Komitmen ini tidak hanya berhenti sampai di sini Pak Kapolri, kami akan kawal sampai tuntas,” imbuh Sunanto.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, ada sekitar 150.000 buruh yang bekerja dalam pembangunan IKN. Menurutnya, IKN adalah salah satu masterpiece buat bangsa Indonesia.

“Bagaimana mengembangkan satu kota, semua terintegrasi secara smart forest city. Kota yang di konsep baik, saya sering ke Eropa rasanya (IKN) melebihi Eropa, tapi tak meninggalkan tradisi tentang nusantara,” ujarnya.

Said mengapresiasi Kapolri yang turut merayakan HUT Bhayangkara ke-76 di titik nol kilometer IKN. Menurutnya, hal tersebut dapat membangkitkan kembali nilai-nilai Bhayangkara agar melekat di IKN.

“Saya rasa ini satu cara yang efektif. Tidak perlu berkata banyak tapi pesannya sampai. Nilai Bhayangkara yang selama ini terbangun, pengabdian, pelayan negara sebagai abdi negara diletakkan di titik nol,” katanya.

 

Editor : Dhimas Ginanjar

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads