alexametrics

Kadin Nilai Ibu Kota Baru Solusi Hadapi Tantangan Perkotaan

9 November 2021, 07:09:48 WIB

JawaPos.com–Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai, pembentukan ibu kota baru atau IKN menjadi kota cerdas, solusi dalam menyelesaikan tantangan perkotaan pada masa depan.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang PUPR dan Infrastruktur Insannul Kamil mengatakan, teknologi digital akan menjadikan IKN menjadi kota cerdas atau smart city.

”Kenapa harus kota cerdas? Kota cerdas itu adalah salah satu solusi dalam menyelesaikan tantangan perkotaan pada masa depan, terutama isu urbanisasi,” ujar Insannul Kamil seperti dilansir dari Antara di Jakarta.

Isu dan permasalahan perkotaan di Indonesia saat ini menjadi begitu kompleks. Terutama kota metropolitan seperti Jakarta. Melibatkan sejumlah besar masyarakat perkotaan dan pemerintah pengelola kota.

”Kota cerdas merupakan sebuah strategi alami yang akhirnya akan mengurangi masalah yang muncul akibat urbanisasi yang cepat dan pertumbuhan populasi perkotaan yang sangat tinggi,” kata Insannul Kamil.

Kota cerdas, lanjut dia, merupakan solusi efektif, efisien, dan berkelanjutan, atas tantangan dan permasalahan yang terus meningkat yang dihadapi perkotaan pada masa depan.

”Pembangunan IKN Indonesia diarahkan pada terwujudnya kota dengan fasilitas infrastruktur yang ramah lingkungan, cerdas (smart), indah dan berkelanjutan (sustainable), karena terkait dengan sustainable development goals, khususnya terkait dengan kota serta permukiman yang berkelanjutan dan penanganan perubahan iklim,” papar Insannul Kamil.

Sebelumnya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono tertarik untuk mempelajari bagaimana konsep kota pintar dapat diimplementasikan dan dibangun di Indonesia. Dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Lingkungan Korea Selatan Han Jeoung-ae di Glasgow, Skotlandia, Menteri Basuki menyampaikan rencananya untuk mengunjungi Korea Selatan pada akhir 2021 untuk melihat beberapa proyek smart city. Di antaranya Smart Village di Eco Delta City, Songdo City dan Sejong City.

Menteri Basuki menyatakan, Kementerian PUPR ingin banyak mempelajari pengalaman Korea sehubungan dengan rencana pembangunan IKN di Kalimantan Timur.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara




Close Ads