alexametrics

Bupati Tanah Bumbu Kunjungi Penajam Paser Utara Terkait IKN

5 Februari 2021, 07:04:37 WIB

JawaPos.com–Bupati Tanah Bumbu, Kalsel, Sudian Noor beserta rombongan mengunjungi Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim, untuk menjalin kerja sama di berbagai bidang. Sebab, Penajam Paser Utara telah ditetapkan sebagai calon ibu kota negara (IKN) baru.

”Meski beda provinsi, namun Kabupaten Tanah Bumbu merupakan kawasan yang terdekat dengan calon IKN. Jadi kedatangan kami ke sini, selain untuk bertukar informasi juga menjajaki peluang kerja sama,” ujar Sudian Noor seperti dilansir dari Antara di Penajam.

Peluang yang paling memungkinkan dalam kerja sama untuk dimulai saat ini adalah bidang ekonomi. Terutama sektor pertanian karena Tanah Bumbu memiliki lahan pertanian yang luas.

Sudian Noor menjelaskan, luas sawah baik fungsional maupun cadangan di Tanah Bumbu mencapai 19.844 hektare dan lahan pertanian bukan sawah seluas 410.897 hektare. Sehingga, total lahan pertanian mencapai 430.741 hektare.

”Produksi padi sawah sebesar 83.867 ton dengan luasan panen 16.214 hektare, sedangkan padi ladang mampu berproduksi 19.118 ton,” terang Sudian Noor.

Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Muliadi, saat menerima rombongan dari Tanah Bumbu menyambut baik keinginan Bupati Tanah Bumbu untuk penjajakan kerja sama terkait dengan penetapan calon IKN di daerah itu.

”Jika nanti IKN pindah ke sini, tentu ada jutaan warga baru yang pindah. Mereka pasti memerlukan berbagai kebutuhan pokok di antaranya pangan. Tanah Bumbu yang merupakan daerah penyangga pasti terlibat menyuplai berbagai kebutuhannya,” papar Muliadi.

Dia mengatakan, kawasan calon IKN di Penajam Paser Utara berada di Kecamatan Sepaku, sekitar 35 km dari Penajam, Ibu Kota Kabupaten Penajam Paser Utara, sehingga jaraknya dinilai tidak terlalu jauh.

”Kami terbuka melakukan kerja sama. Perlu juga kami sampaikan bahwa PPU (Penajam Paser Utara) selain unggul dalam produksi padi, perekonomian masyarakat PPU yang dominan adalah kelapa sawit, sehingga kita bisa kerja sama dalam industri hilir kelapa sawit,” ucap Muliadi.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara




Close Ads