Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Agustus 2024 | 02.59 WIB

Istana Wapres hingga BCA Bakal Groundbreaking di IKN pada 12 Agustus Usai Sidang Kabinet

Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S. Atmawidjaja. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan Istana Wakil Presiden hingga PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akan melaksanakan peletakan batu pertama atau groundbreaking di Ibu Kota Nusantara (IKN), pada 12 Agustus 2024 pekan depan.
 
Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S. Atmawidjaja, mengatakan nantinya dalam groundbreaking Istana Wapres di IKN direncanakan akan dihadiri langsung oleh Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin.
 
Meski begitu, Endra menyebut kehadiran Wapres saat groundbreaking masih bersifat tentatif disesuaikan dengan kehadirannya saat Sidang Kabinet Paripurna mendatang. Pasalnya secara waktu, groundbreaking tahap tujuh ini akan digelar usai Sidang Kabinet Paripurna di IKN.
 
 
"Artinya gini, kalau nanti Pak Wapres hadir di IKN pada saat Sidang Kabinet Paripurna yang direncanakan tanggal 12 Agustus, kita akan usulkan sekaligus groundbreaking Istana Wapres. Tapi ini masih tergantung pembicaraan teknis yang sedang berlangsung," kata Endra saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (7/8).
 
Selain BCA, Endra juga menyampaikan, ada sejumlah perusahaan swasta lain yang akan melakukan groundbreaking di IKN pada 12 Agustus mendatang. Meliputi, Intiland, RGE, dan Swissotel Nusantara.
 
 
 
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan kembali melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama beberapa proyek yang akan dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN). Di antaranya, BCA, Intiland, IndoGrosir, LGE, hingga Swissotel Nusantara.
 
Hal ini disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sekaligus Plt Kepala Otorita IKN (OIKN) kepada wartawan di IKN, Senin (29/7). Menurutnya, groundbreaking yang dilakukan Jokowi dipastikan seluruhnya telah memiliki Perjanjian Kerja Sama (PKS).
 
"Minggu depan kalau Pak Presiden ada kunjungan ke sini itu ada groundbreaking lagi sekitar lima dan itu sudah harus PKS. Kalau tidak PKS, tidak akan groundbreaking. Pertama BCA, Intiland, Indogrosir, LGE, dan Swissotel Nusantara," kata Menteri PUPR.
 
 
Lebih lanjut, Basuki menyampaikan hingga kini dari 45 proyek yang sudah melakukan grounbreaking di IKN baru 14 proyek yang telah dinyatakan PKS. Oleh sebab itu, Presiden Jokowi kata Basuki meminta bahwa proyek mendatang yang akan melakukan groundbreaking diharapkan telah selesai perizinan dan termasuk PKS-nya.
 
"Enggak banyak cuma 5, tapi itu harus sudah selesai perizinannya termasuk PKS-nya. Sehingga sekarang kalau sudah PKS mereka sekarang tinggal membayar kontribusi itu harga tanah dan kita masukan dalam rekening sementara yang belum boleh dipakai OIKN," jelasnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore