Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Januari 2024 | 13.40 WIB

Kominfo Menerbitkan IKNpedia untuk Memberikan Informasi Terbaru IKN

Kominfo Menerbitkan IKNpedia untuk Memberikan Informasi Terbaru IKN./ANTARA/Ade Irma Junida - Image

Kominfo Menerbitkan IKNpedia untuk Memberikan Informasi Terbaru IKN./ANTARA/Ade Irma Junida

JawaPos.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) segera menerbitkan IKNpedia.

Penerbitan IKNpedia menjadi salah satu cara untuk memberikan segala informasi terkini perihal Ibu Kota Nusantara (IKN).

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kementerian Kominfo Usman Kansong mengungkapkan bahwa IKNpedia ini akan diterbitkan saat pembukaan Nusantara Fair yang akan berlangsung pada 12-14 Januari 2023.

"Kita akan membuat IKNpedia, di situ berisi tentang segala informasi tentang IKN, progres pembangunannya, filosofinya, historisnya, peran kementerian dan lembaga, semua akan kita masukkan dalam IKNpedia. Jadi seperti Wikipedia," kata Usman Kansong dalam The Weekly Brief with Sandi Uno, di Jakarta, pada Rabu (10/1). Dikutip Antara.

Usman mengatakan bahwa IKNpedia ini seperti living document yang bisa diperbarui, diubah, dan dikoreksi informasinya.

"Bisa kita koreksi, kita tambah, kita kurangi, berisi data, grafik, video, audio, segala macam. Jadi ini konvergensi media. Kira-kira seperti itu," ujar Usman Kansong.

Usman Kansong mengungkapkan adanya IKNpedia adalah salah satu cara dari Kementerian Kominfo untuk mengembangkan fungsinya sebagai komunikasi publik pemerintah sebagai upaya mendukung pembangunan IKN.

Pihak Kominfo sendiri telah menyiapkan infrastruktur telekomunikasi dan digital di IKN.

Usman menyatakan desain jaringan telekomunikasi di IKN sudah selesai dan sangat siap untuk diimplementasikan disana.

"Kita jadi panitia juga tim awal untuk pembangunan IKN. Nanti Pusat Data Nasional (PDN) juga akan dibangun di sana. Itulah tugas Kominfo untuk menjadikan IKN sebagai smart city, menjadi serba digital. Jadi desainnya sudah siap, tinggal menerapkannya," katanya.

Deputi Bidang Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimuddin mengatakan bahwa saat ini progres dari pembangunan fisik IKN sudah mencapai 70 persen.

Alimuddin mengungkapkan sampai saat ini sudah dilakukan groundbreaking ketiga dalam pembangunan IKN dengan nilai Rp 41,1 triliun. Dana tersebut berasal dari investasi pihak swasta dan sejumlah perusahaan BUMN.

"Jadi itu juga sekaligus menjawab itu IKN ada nggak sih gitu ya. Secara pembangunan fisik sudah 70 persen. Groundbreaking yang ketiga sudah kita laksanakan dengan nilai investasi Rp41,4 triliun dari swasta dan beberapa BUMN," kata Alimuddin.

IKN sendiri saat ini tengah membangun lima hotel bintang 5, ini merupakan sebagai sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

Salah satunya seperti Hotel Nusantara yang saat ini progres pembangunannya telah mencapai 30 persen. Dan ada juga hotel bintang empat yang dibangun secara bersamaan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore