← Beranda

Simak Tata Cara Membaca Doa Qunut, Mulai dari Waktu hingga Lafal, serta Perbedaan Saat Jamaah dan Sendiri

Ardha Ihsan Asy'AriKamis, 25 Juli 2024 | 20.50 WIB
Ilustrasi weton yang doanya mustajab dan makbul. (Canva)

JawaPos.com - Membaca doa qunut saat shalat Subuh merupakan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan.

Doa tersebut memiliki makna yang luas dan mendalam, mulai dari memohon petunjuk, keberkahan, serta perlindungan dari Allah SWT.

Namun, cara membaca doa qunut memiliki perbedaan bagi yang solat berjamaah dan solat sendiri.

Dikutip dari Antara, saat solat subuh berjamaah, maka doa qunut akan dibaca oleh imam dan para makmum mengikutinya. Doa ini dibaca saat akan sujud pertama pada rakaat kedua.

Ketika solat subuh berjamaah, imam akan membaca doa qunut dengan suara yang cukup keras agar makmum mendengarkan dan dan mengucapkan amin.

Berikut adalah tata cara membaca doa qunut dalam shalat berjamaah:

1. Setelah Ruku': Pada rakaat kedua shalat Subuh, setelah bangun dari ruku' (i’tidal), imam akan mengangkat tangan dan membaca doa qunut dengan suara agak keras.

2. Imam kemudian membaca semua bacaan doa qunut, termasuk membaca puji-pujian mulai dari lafal “fainnaka taqdhi” dan seterusnya.

3. Karena dilakukan berjamaah, maka imam dianjurkan mengubah lafal “ihdinî (berilah aku petunjuk)” menjadi “ihdinâ (berilah kami petunjuk)” pada doa qunut.

4. Makmum menyimak doa qunut yang dibacakan imam dan menjawab dengan kata 'amin', kecuali ketika imam sampai lafal “fainnaka taqdhi”, maka makmum membaca sendiri pujian-pujian itu dengan suara lirih.

Ketika shalat sendirian, ada sedikit perbedaan tata cara membaca doa qunut

Waktu dan caranya hampir sama yaitu pada rakaat kedua solat Subuh sebelum sujud, namun membaca doa qunut dilakukan dengan suara lirih karena tidak ada jamaah yang menyimak.

Lalu menggunakan lafal Ihdini (berilah aku petunjuk) yang ada di dalam bacaan doa qunut.

Kemudian untuk tujuan doanya, maka bisa ditujukan untuk diri sendiri, yaitu agar mendapat berkah dan perlindungan dari Allah SWT.

Berikut adalah doa lengkap bacaan qunut Subuh:

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Artinya : Ya Allah, berikanlah petunjuk kepada kami sebagaimana mereka yang telah Engkau tunjukkan. Dan berilah kesehatan kepada kami sebagaimana mereka yang Engkau telah berikan kesehatan. Dan peliharalah kami sebagaimana orang yang telah Engkau peliharakan. Dan berilah keberkahan kepada kami pada apa-apa yang telah Engkau karuniakan. Dan selamatkan kami dari bahaya kejahatan yang Engkau telah tentukan. Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan terkena hukum. Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin. Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau. Maha bagi Engkau segala pujian di atas yang Engkau hukumkan. Aku memohon ampun dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau. (Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera untuk junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.”

EDITOR: Hanny Suwindari