JawaPos.com – Suku Dinka adalah kelompok etnis terbesar di Republik Sudan Selatan, dan tersebar di Sudan, Ethiopia, hingga Uganda.
Salah satu fakta menarik dari Suku Dinka yaitu, dinobatkan sebagai suku tertinggi di dunia.
Fakta menarik lainnya dari Suku Dinka, terletak pada karakteristik fisiknya yang paling mencolok.
Yaitu, memiliki tinggi tubuh yang luar biasa dan kulit berwarna hitam khas Afrika.
Suku Dinka dikenal sebagai keturunan etnis Nilotik, yang memiliki tinggi rata-rata tertinggi dibandingkan dengan kelompok etnis lainnya.
Mereka adalah keturunan dari suku Nilotik, dengan postur tubuh tinggi dan kulit berwarna gelap.
Kehidupan budaya mereka terpusat pada pertanian dan peternakan, terutama beternak sapi.
Hal ini terbukti dari hasil survei yang dilakukan dari tahun 1954 hingga 1995.
Sayangnya kini tubuh mereka terus mengalami penurunan, setelah adanya konflik berkepanjangan.
Suku Dinka memiliki berbagai ciri khas yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari, seperti yang dilansir dari Pojoksatu.id dan laman Laba Africa.
1. Suku Tertinggi di Dunia
Orang Dinka memang dikenal sebagai suku tertinggi di dunia, dengan tinggi rata-rata mencapai 190 hingga 200 cm.
Faktor lingkungan serta pola hidup di wilayah tropis dan, hutan telah mempengaruhi tinggi badan mereka.
Tradisi budaya juga mendukung menjaga tinggi badan, melalui adat pewarisan istri untuk melahirkan keturunan dengan postur tubuh yang tinggi dan kuat.
Selain itu, mereka juga menjaga postur tubuh dengan konsumsi susu sapi segar dan seringkali terlibat dalam tarian adat seperti, lompat tinggi dan aktivitas olahraga lainnya.
2. Mahar Pernikahan yang Mahal
Suku Dinka memiliki tradisi unik dalam mahar pernikahan. Mereka tidak menggunakan uang atau perhiasan, melainkan sapi.
Maskawin pernikahan bisa berupa 100 hingga 500 ekor sapi.
Selain itu, mereka memiliki tradisi khusus bagi pengantin wanita baru.
Yaitu, mereka tidak diwajibkan untuk melakukan pekerjaan rumah selama 4 tahun sebagai bentuk tanda cinta.
3. Rumah Sesuai dengan Tinggi Tubuh
Orang Suku Dinka membangun rumah mereka dari lumpur dan jerami, sesuai dengan ukuran tinggi tubuh mereka.
Selama migrasi, mereka akan berpindah ke rumah-rumah yang telah mereka bangun sebelumnya.
Tak hanya itu, mereka juga sudah terbiasa dengan kehidupan di hutan dan ruang terbuka (alam).
4. Bahasa Khusus untuk Hewan Ternak
Suku Dinka memiliki bahasa khusus untuk berkomunikasi dengan hewan ternaknya.
Hal ini tercermin dalam keyakinan tradisional mereka, bahwa Tuhan yang mereka percayai dengan sebutan Nhialac.
Akan berkomunikasi dengan seorang penduduk di Suku Dinka yang dikenal sebagai Yath dan Jak sebagai perantara.
5. Seni dan Musik Tradisional
Suku Dinka terkenal dengan seni tato di tubuhnya yang terbilang rumit, tato tersebut sebagai penanda identitas suku.
Musik dan tarian adalah bagian penting dari budaya Dinka, mereka menggunakan alat musik tradisional seperti drum, seruling dan instrumen musik lainnya dalam upacara dan acara sosial.