← Beranda

Kalimat Imperatif Beserta Dengan Penjelasan Lengkap Mengenai Jenis, Ciri-Ciri, dan Contoh-Contohnya

Rani PurwantiSelasa, 28 November 2023 | 15.00 WIB
ilustrasi orang belajar kalimat imperatif/ Sumber: (Pexels.com/Artem Podres)

JawaPos.com - Kalimat Imperatif merupakan salah satu kalimat yang tanpa sadar sering kita gunakan di kehidupan sehari-hari kita.

Mengutip dari artikel di website Fakultas dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Kalimat Imperatif bisa dikaitkan dengan suara keras menyuruh orang, atau permohonan dengan intonasi halus.

Selain menyuruh, kalimat ini juga menjelaskan larangan akan sesuatu. Kalimat Imperatif adalah kalimat yang bertujuan memberi perintah pada orang lain, atau untuk melakukan sesuatu.

Kalimat imperatif juga sering disebut dengan kalimat perintah atau permintaan.

Ciri-ciri dari Kalimat Imperatif yaitu, kalimat ini sering menggunakan tanda seru (!) di akhir kalimat. Namun, kalimat ini juga dapat menggunakan tanda titik sebagai akhirnya.

Dalam pelafalannya, Kalimat Imperatif akan menggunakan intonasi yang tinggi seolah-olah sedang menegaskan sebuah perintah.

Kalimat ini dibagi menjadi lima jenis, yaitu Kalimat Imperatif halus, Kalimat Imperatif permintaan, Kalimat Imperatif pemberian izin, Kalimat Imperatif ajakan, dan Kalimat Imperatifharapan. Berikut ini penjelasan dan contoh dari lima jenis kalimat imperatif.

1. Kalimat Imperatif Halus

Biasanya kalimat ini digunakan untuk memberikan perintah dengan cara yang halus. Dengan menambahkan partikel -lah ataupun awalan di- biasa digunakan untuk mengubah kalimat ke dalam bentuk pasif.

Contoh:

- Tolonglah tutup pintunya!

- Bantulah orang-orang itu!

2. Kalimat Imperatif Permintaan

Kalimat ini jauh lebih sopan dari jenis sebelumnya. Kalimat permintaan biasanya ditandai dengan kata “tolong”, “mohon”, “diminta dengan hormat”, “harap”, dan sebagainya.

Contoh:

- Mohon diam sebentar dan perhatikan yang di depan!

- Harap semuanya segera berkumpul di aula!

3. Kalimat Imperatif Pemberian Izin

Jenis kalimat imperatif ini biasanya dituturkan lebih santun dengan menggunakan kata “silahkan”, “biarlah”, dan ungkapan lainnya.

Contoh:

- Biarlah dia pergi dari rumah ini!

- Silahkan segera menuju ke panggung!

4. Kalimat Imperatif Ajakan

Kalimat imperatif ini bersifat mengajak dengan tanda “mari”, “ayo”, “harap”, “hendaknya”, “biar”, dan sebagainya.

Contoh:

- Ayo berangkat!

- Mari tunggu di dalam!

5. Kalimat Imperatif Harapan

Kalimat imperatif harapan adalah kalimat yang digunakan untuk mengungkapkan sebuah harapan. Jenis kalimat imperatif ini biasa ditandai dengan kata harap dan hendaknya.

Contoh:

- Harap segera pergi dari kehidupan saya!

- Hendaknya kamu harus rajin belajar agar lolos ujian!

EDITOR: Hanny Suwindari