← Beranda

Cara Mengamalkan Doa Nabi Yunus Saat Diterpa Musibah dan Ujian Hidup

Novia Tri AstutiSabtu, 28 Oktober 2023 | 02.04 WIB
Cara mengamalkan Doa Nabi Yunus saat menghadapi kesulitan dan ujian hidup.

 

JawaPos.Com - Saat dihadapkan pada situasi yang sulit diatasi, Doa Nabi Yunus telah diajarkan untuk menjadi sumber kekuatan bagi umat muslim.

Doa Nabi Yunus, telah diajarkan oleh Nabi Yunus AS dalam menghadapi kesulitan saat ditelan ikan paus dan kini diabadikan dalam Surah Al Anbiya ayat 87.

Lantas bagaimana seharusnya kita mengamalkan doa ini untuk memohon pertolongan Allah SWT?

Dalam Surah Al Anbiya ayat 87, kita menemukan bacaan doa yang sangat bermakna. Doa ini merupakan ungkapan kepasrahan dan kepercayaan penuh kepada Allah dalam menghadapi kesulitan.

Dengan mengamalkan doa ini dengan tulus dan ikhlas, kita bisa merasakan kedekatan spiritual yang mendalam terhadap Allah SWT.

Langkah-langkah Mengamalkan Doa Nabi Yunus

Untuk mengamalkan doa Nabi Yunus, pertama-tama, bacalah Surah Al Anbiya ayat 87 dengan hati yang khusyuk.

Hayati setiap kata yang terkandung dalam doa ini, memahami maknanya dengan mendalam.

Setelah itu, sampaikan permohonan dan keinginan Anda kepada Allah dengan keyakinan yang kuat, bahwa Allah Maha Mendengar doa hamba-Nya yang tulus.

Selain itu, sudah diceritakan dalam satu riwayat hadits yang disampaikan oleh Sa'ad bin Abi Waqqash yang dikutip dari tulisan Ustaz Ahmad Zacky El-Syafa dalam buku Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa.

Sa'ad berkata, bahwa Rasulullah SAW menyebut doa Nabi Yunus dapat dibaca sebanyak 40 kali. Sebagaimana bunyi tafsir hadits dari Imam Hakim. 

"Barangsiapa yang berdoa dengannya kepada orang yang sakit sebanyak 40 kali maka jika ia mati, ia mati dalam keadaan membawa pahala mati syahid. Jika sembuh maka sembuh dalam keadaan dosanya terampuni," (HR Imam Hakim).

Para ulama membaca doa nabi Yunus 40 kali selesai salat Subuh. Ada pula yang membaca doa Nabi Yunus setiap jari sebanyak 1.000 kali untuk permohonan dalam pengampunan dosa.

Baca Juga: Keutamaan Membaca Doa Nabi Yunus, Mengajarkan Kesabaran dalam Situasi Sulit

Doa Nabi Yunus tersebut diabadikan dalam surat Al Anbiya ayat 87 berikut dengan kisahnya.

وَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ

wa żan-nụni iż żahaba mugāḍiban fa ẓanna al lan naqdira 'alaihi fa nādā fiẓ-ẓulumāti al lā ilāha illā anta sub-ḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn

Artinya:

"Dan (ingatlah kisah) Zun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, "Tidak ada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."

Berdasarkan keterangan Al-Qur'an, doa yang dipanjatkan Nabi Yunus dibacanya untuk memohon pertolongan dari Allah SWT agar diselamatkan dari ikan besar yang menelannya.

Salim bin Abi al-Ja'd dalam buku Tafsir Ibnu Katsir menyebutkan, ikan besar tersebut ditelan lagi oleh ikan lainnya yang lebih besar sehingga keadaan gelapnya menjadi 2 kali lipat ditambah dengan kegelapan lautan.

Doa Nabi Yunus dalam Perut Paus dan Artinya

لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

lā ilāha illā anta sub-ḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn

Artinya:

"Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."

Menurut tafsir Kemenag, di dalam doa tersebut, Nabi Yunus sadar atas kesalahannya yang telah dilakukannya sebagai nabi.
Ia sempat merasa tidak berlapang dada saat menghadapi kekafiran kaumnya.

Kemudian dalam riwayat lain, Rasulullah juga mengungkapkan keistimewaan lain doa Nabi Yunus. Doa Nabi Yunus disebut dapat mengabulkan permohonan seorang muslim kepada Allah SWT.

"Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah, melainkan Allah kabulkan baginya." (HR At Tirmidzi)

***

EDITOR: Novia Tri Astuti