← Beranda

Keutamaan Membaca Ayat Kursi dan Dua Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah

Much Ibnu Thoyib MuzakkiSelasa, 25 Juli 2023 | 02.47 WIB
Ilustrasi Alquran.

 

 
 
JawaPos.com - Membaca Ayat Kursi dan Surat Al-Baqarah, memiliki banyak manfaat dan keutamaannya. Selain itu, ada beberapa ayat yang memiliki keutamaan jika dibaca pada waktu tertentu.
 
Adapun salah satu keutamaan membaca Ayat Kursi dan dua ayat terakhir Surat Al-Baqarah, adalah menjauhkan setan dari suatu rumah.
 
Seperti dikutip dari Islam.nu.or.id, Menurut hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah. 
 
إِنَّ لِكُلِّ شَيءٍ سَنَامًا، وَسَنَامُ الْقُرْآنِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ، وَفِيهِ آيَةٌ سَيِّدَةُ آيِ الْقُرْآنِ آيَةُ الْكُرْسِيِّ، لَا تُقْرَأُ فِي بَيْتٍ وَفِيهِ شَيْطَانٌ إِلَّا خَرَجَ
 
“Segala sesuatu memiliki bongkol. Dan bongkol Al-Qur’an adalah Surat Al-Baqarah. Di dalamnya terdapat sebuah ayat yang menjadi “tuannya” ayat-ayat Al-Qur’an, yakni Ayat Kursi. Tidaklah ayat itu dibaca di suatu rumah yang di dalamnya terdapat setan kecuali setan itu akan keluar,” (HR. Abdur Razzaq).
 
Sementara dua ayat terakhir Surat Al-Baqarah, menurut riwayat Ahmad diturunkan dari sebuah gudang di bawah arsy.
 
إِنَّ اللهَ كَتَبَ كِتَابًا قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ بِأَلْفَيْ عَامٍ، فَأَنْزَلَ مِنْهُ آيَتَيْنِ، فَخَتَمَ بِهِمَا سُورَةَ الْبَقَرَةِ، وَلَا يُقْرَآنِ فِي دَارٍ ثَلَاثَ لَيَالٍ فَيَقْرَبَهَا الشَّيْطَانُ
 
“Sesungguhnya Allah telah menulis kitab seribu tahun sebelum menciptakan langit dan bumi. Dari kitab itu, Allah menurunkan dua ayat dan dipakai untuk mengakhiri surat al-Baqarah. Maka tidaklah dua ayat itu dibaca di suatu rumah selama tiga malam, kemudian setan mendekati rumah tersebut,” (HR. Ahmad).
 
Baca Juga: KPK Duga Aliran Uang Korupsi Rafael Alun Mengalir ke Usaha Pijat Refleksi
 
Keutamaan lain membaca ayat terahir dari surat al-Baqarah. Ibnu Mas'ud pernah berkata dalam sebuah riwayat, Rasulullah shallallau ‘alaihi wasallam menyabdakan:
 
مَنْ قَرَأَ أَرْبَعَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ، وَآيَةَ الْكُرْسِيِّ، وَآيَتَانِ بَعْدَ آيَةِ الْكُرْسِيِّ، وَثَلَاثًا مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ، لَمْ يَقْرَبْهُ وَلَا أَهْلَهُ يَوْمَئِذٍ شَيْطَانٌ، وَلَا شَيْءٌ يَكْرَهُهُ، وَلَا يُقْرَأْنَ عَلَى مَجْنُونٍ إِلَّا أَفَاقَ
 
“Siapa saja yang membaca empat ayat pertama surat al-Baqarah, kemudian ayat Kursi, kemudian dua ayat setelah ayat Kursi, kemudian tiga ayat terakhir surat al-Baqarah, maka dia dan keluarganya tidak akan didekati pada hari itu oleh setan. Tidak pula didekati oleh sesuatu yang tidak disukainya. Dan tidaklah dua ayat dibacakan pada orang tunagrahita kecuali akan sadar (atas izin Allah),” (HR. Ad-Darimi).
 
EDITOR: Kuswandi