
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) membantah informasi bahwa pesawat Lion Air dengan registrasi penerbangan PK-LQP dalam kondisi tak layak terbang.
JawaPos.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) membantah informasi bahwa pesawat Lion Air dengan registrasi penerbangan PK-LQP yang terbang dari Denpasar-Jakarta, dan Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat dalam keadaan tidak layak terbang.
Ketua Subkomite Penerbangan KNKT, Nurcahyo Utomo mengatakan, seluruh persyaratan terbang Lion Air PK-LQP sudah terpenuhi. Adanya gangguan pada pesawat itu sudah dilakukan perbaikan oleh teknisi. Saat diuji kelayakan, hasilnya pun baik.
"Setelah pesawat mendarat, pilot melaporkan adanya gangguan pada pesawat. Engineer kemudian telah melakukan perbaikan dan pengujian. Setelah hasil pengujian menunjukkan baik maka AFML (Aircraft Flight Maintenance Log) ditandatangani oleh releasement dan pesawat dinyatakan layak terbang," ujar Nurcahyo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/11).
Pria berpangkat kapten itu menjelaskan bahwa ketidaklayakan sebuah pesawat terbang yaitu ketika terjadi gangguan pada saat pesawat terbang. Pilot pun telah dibekali dengan pelatihan khusus untuk mengantisipasi kerusakan saat mengudara.
Selain itu, keputusan melanjutkan penerbangan atau segera mendarat di bandara terdekat pun sepenuhnya dipegang oleh pilot. Mengingat pilot pada saat itu menjadi orang yang paling mengetahui kondisi pesawat.
"Salah satu kondisi yang menyebabkan kelayakudaraan (airworthiness) berakhir apabila saat terbang pesawat mengalami gangguan. Keputusan untuk melanjutkan terbang atau segera mendarat ada di tangan pilot, in command (kapten)," jelas Nurcahyo.
Oleh sebab itu, maka tidak benar informasi yang menyebut Lion Air PK-LQP tidak layak terbang di dua penerbangan terakhir. Hanya saja memang terjadi gangguan pada pesawat, namun telah diselesaikan oleh teknisi.
"Pesawat Lion Air Boeing 737-8 (MAX) registrasi PK-LQP dalam kondisi layak terbang saat berangkat dari Denpasar, Bali dengan nomor penerbangan JT-043, maupun pada saat berangkat dari Jakarta dengan nomor penerbangan JT-610," tegasnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
