
ilustrasi
JawaPos.com – Pemerintah telah menemukan solusi untuk membiayai proyek Infrastruktur sampai tahun 2019 mendatang.
Ada dua skema pembiayaan, yaitu dalam bentuk kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) atau kerja sama pemerintah swasta (KPS).
Skema ini kata Dirjen Kekayaan Negara Sonny Loho akan membantu pemerintah mengerjakan proyek infrastruktur sebesar Rp4.796 triliun.
“Ada skema KPBU. Itu solusi jawab tantangan sekaligus untuk merangkul pihak swasta. Skema ini bisa berkontribusi sekitar 36 persen dari total kebutuhan infrastruktur,” kata Direktur Jenderal Kekayaan Negara Sonny Loho saat dalam jumpa pers di Kemenkeu, Jakarta, Senin (19/10).
Menurutnya, kementerian telah menyediakan sejumlah insentif fiskal untuk menarik investor.
“Insentif fiskalnya untuk membuat proyek-proyek KPS lebih bankable, atau layak secara fiskal di mata investor. Bisa secara project development fund, viability gap fund, dan penjaminan yang dilakukan oleh PT PII,”ungkap Sonny.
Sony menambahkan, PII ini akan menjadi pelaksana satu pintu untuk urusan penjaminan infrastruktur. Beberapa proyek infrastruktur dengan skema KPS telah berjalan. Salah satunya, dan yang terbesar adalah PLTU Batang, Jawa Tengah.
“Statusnya sudah ground breaking. Menunggu financial closed,” tandas Sony.
PLTU batang merupakan proyek infrastruktur skala besar pertama yang dibangun dengan skema KPS dan diberi penjaminan oleh PT PII. (hyt/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
