Ilustrasi otak manusia. Ternyata konten otak seseorang yang gemar berbohong berbeda dengan orang jujur.
JawaPos.com - Islam sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, baik jujur dalam ucapan maupun tindakan. Kejujuran inilah yang akan menunjukkan baik buruknya integritas moral seseorang. Berlaku jujur dalam kondisi apapun, pasti akan memperoleh kepercayaan dari orang lain. Sebaliknya, jika seseorang terbiasa berdusta, maka orang lain pun akan sulit menaruh kepercayaan kepadanya.
Kejujuran merupakan dimensi moral yang mempunyai nilai positif dan baik, kejujuran juga ada kata toleransi. Pada zaman sekarang, tampilan berlaku jujur di dalam masyarakat sulit kita temukan. Banyak masyarakat yang tidak memiliki kesadaran dan kepedulian tentang berlaku jujur. Padahal berlaku jujurlah adalah suatu kewajiban dan perbuatan yang mulia. Kepentingan pribadi yang bersifat materi (berharga) dan agar kepentingan itu berjalan mulus seringkali menjadi alasan seseorang untuk tidak berlaku jujur. Meskipun tidak jarang sampai menggadaikan keimanan dan harga diri.
Salah satu akhlak menonjol dari Rasulullah SAW adalah shidiq (jujur). Shidiq berarti benar atau jujur. Antonim shidiq adalah kizb (dusta, bohong). Akhlak jujur seperti Rasulullah tersebut wajib dimiliki juga oleh setiap muslim dan muslimah di mana dan kapanpun berada. Seorang muslim dituntut selalu berada dalam keadaan jujur lahir batin. Jujur hati (shidq al-qalb), jujur dalam perkataan (shidq al-hadits) dan jujur dalam perbuatan (shidq al-`amal). Dikutip dari website muhammadiyah.or.id memaparkan bahwa kejujuran sangat dijunjung tinggi dalam Islam. Allah SwT mensifati diriNya dengan sifat jujur:
“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Sesungguhnya Dia akan mengumpulkan kamu di hari kiamat, yang tidak ada keraguan terjadinya. dan siapakah orang yang lebih benar perkataannya) daripada Allah ?” (Qs. an-Nisa’: 87)
Dalil tentang Kejujuran yang termasuk dalam Al-Quran dikutip dari website www.cahayaislam.id dalil Alquran yang menjelaskan tentang kejujuran:
Yang pertama, dari ayat di atas maka kita mendapatkan perintah dari Allah SWT untuk selalu mendekatkan diri kepada orang-orang yang jujur. Sebab dengan demikian maka kita akan memperoleh ilmu maupun kabar yang baik dan sesuai dengan fakta.
يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصّٰدِقِينَ
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan bersamalah kamu dengan orang-orang yang benar (jujur).” (QS. At-Taubah: 119)
Contohnya saja jika dia orang yang jujur dan selalu membagikan ilmu tentang agama Islam, maka sudah sepatutnya kita selalu mendekatinya untuk mengambil manfaat dari ilmu yang benar.
Selanjutnya, dari ayat di atas kita diperintahkan oleh Allah SWT untuk selalu berbicara dengan jujur apa adanya. Terlebih lagi jika kita telah membuat janji dengan orang lain, maka hendaklah bersungguh-sungguh menepatinya.
وَاِذَا قُلْتُمْ فَاعْدِلُوْا وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبٰى ۚ وَبِعَهْدِ اللّٰهِ اَوْفُوْا ۗ ذٰلِكُمْ وَصّٰىكُمْ بِهٖ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
Artinya: “Apabila kamu berbicara, bicaralah sejujurnya, sekalipun dia kerabat(mu) dan penuhilah janji Allah. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu ingat.” (QS. Al-An’am: 152)
Untuk melihat seseorang sedang berperilaku jujur atau tidak, bisa dilihat dari ciri-cirinya. Ciri-ciri perilaku jujur, sebagai berikut:

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
