Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Desember 2017 | 06.57 WIB

Mengenang Almarhum Syahruddin, Pernah Setahun Tak Terima Gaji KPK

Komisioner KPK Laode Muhammad Syarif saat mengahadiri pemakaman mantan komisioner KPK Syahruddin - Image

Komisioner KPK Laode Muhammad Syarif saat mengahadiri pemakaman mantan komisioner KPK Syahruddin

JawaPos.com - Banyak cerita yang didengar Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif mengenai sosok pendahulunya, Syahruddin Rasul.


Sejumlah kisah yang membuatnya haru pun dituturkanya pada JawaPos.com di sela-sela dalam prosesi pemakaman di TMP Kalibata, Jakarta, Sabtu (23/12).


Menurut Laode, Syahruddin dikenal oleh seluruh pegawai KPK kala itu sebagai sosok pekerja keras. Bahkan, tidak sungkan dia kerap menemani pegawai hingga tengah malam yang tengah menyiapkan kampanye maupun pendidikan antikorupsi ke masyarakat.


Syahruddin juga sempat menyatakan ingin mengundurkan diri dari kepemimpinannya di KPK lantaran lembaga itu hampir tidak menerima kasus selama 6 bulan. 


"Pagi tadi Pak Pangabean (Komisioner Jilid I Tumpak Pangabean) cerita Pak Syahruddin pernah berkata kalau dalam waktu enam bulan tidak ada kasus, saya mundur," ulas Laode. 


Namun yang paling menarik, Syahruddin sempat tak menerima gaji hampir satu tahun. “Dia rela tak menerima selama satu tahun pertama,”kata Laode. 


Tak lupa dia menceritakan satu kisah dimana Syahruddin teramat sederhana hingga ditolak masuk oleh Satpam di sebuah Universitas. Padahal dia menjadi pembicara dalam sebuah seminar di kampus tersebut kala itu. 


"Akibat kesederhanaan beliau, pernah suatu saat dia diminta memebri ceramah di salah satu universitas. Beliau menolak dijemput panitia, dan memilih naik taksi. Karena kesederhannya. Tiba di kampus beliau malah ditolak satpam," beber anak buah Agus Rahardjo itu.


Karena keteladanan itu lah, kata Laode, Syahruddin layak untuk dimakamkan ke TMP Kalibata. "Cerita tersebut bukan hanya bangkitan semangat tapi jadi tauladan bangsa. Karena itu beliau berhak untuk dimakamkan di tempat ini," tukasnya dengan rasa haru. 

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore