JawaPos Radar | Iklan Jitu

KPK Dalami Proses Penganggaran DAK di Kebumen

14 Februari 2019, 15:54:34 WIB
KPK Dalami Proses Penganggaran DAK di Kebumen
Mantan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, tersangka kasus dugaan korupsi DAK Kabupaten Kebumen. (FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS)
Share this

JawaPos.com - Penyidikan kasus dugaan korupsi DAK Kabupaten Kebumen terus bergulir. Kemarin (13/2) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tiga saksi yang berlatar belakang anggota DPR dan PNS Kementerian Keuangan.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan, seluruh saksi diperiksa untuk tersangka Taufik Kurniawan. Mereka adalah anggota DPR sekaligus Wakil Ketua Badan Anggaran DPR Jazilul Fawaid, anggota DPR Djoko Udjianto, dan seorang PNS Kemenkeu bernama Rukijo. "Dua saksi dari DPR RI dikonfirmasi terkait proses dan prosedur penganggaran," kata Febri.

Secara lebih spesifik, penyidik menanyakan sejumlah informasi terkait DAK kepada saksi. "Apa yang diketahui oleh saksi-saksi saat proses pembahasan anggaran," ungkapnya.

Menurut Febri, hal tersebut penting didalami lantaran perkara yang menyeret Taufik sebagai tersangka berhubungan dengan dana sekitar Rp 100 miliar untuk penganggaran Kabupaten Kebumen. Karena itu, lembaga antirasuah menilai perlu tahu bagaimana proses pembahasan anggaran DAK tersebut berlangsung di parlemen.

Sementara itu, PNS Kemenkeu turut diperiksa lantaran pembahasan anggaran tidak hanya dilakukan DPR. Namun, turut melibatkan pemerintah melalui Kemenkeu. "Kami perlu melakukan pemeriksaan sekaligus tadi ada penyitaan beberapa dokumen-dokumen yang terkait dengan penanganan perkara," papar pria asal Padang tersebut.

Dalam kasus itu, Taufik diduga menerima suap Rp 3,65 miliar. Suap itu diberikan supaya DAK untuk Kabupaten Kebumen mengalir dengan mulus.

Jazilul memilih irit bicara setelah menjalani pemeriksaan kemarin. Anggota DPR kelahiran Gresik tersebut hanya menyampaikan beberapa hal. "Semua mekanismenya sudah saya jelaskan. Kan ada siklus pembahasannya," katanya singkat. 

Editor           : Ilham Safutra
Reporter      : (syn/c10/fal)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up