Cara itu digunakan untuk menyiasati agar beberapa sayuran tumbuh kian subur. Terutama golongan sayur yang berasal dari suhu dingin. Di antaranya, selada, red leaf lettuce, nai bai, dan basil yang banyak digunakan pada masakan Eropa.
Suhu air menjadi salah satu faktor keberhasilan penanaman sayur dengan cara hidroponik. Karena itu, kondisi area yang cukup panas memberikan tantangan tersendiri. Sebagaimana halnya di kota-kota besar, termasuk Surabaya, dan wilayah lain yang suhunya cenderung panas.
Modifikasi tersebut diterapkan di Kebun Sayur Surabaya. Berlokasi di Gayung Kebonsari, Surabaya, membuat pengelola harus berinovasi. Sebab, kondisi suhu berbeda jauh dengan di dataran tinggi seperti Batu dan Malang.
Fungsi dari mesin AC bukan untuk menurunkan suhu di area kebun, melainkan untuk membantu mendinginkan air yang digunakan sebagai irigasi. Tujuannya, sayuran bisa bertahan hidup dan tumbuh subur. ”Air ini untuk sayuran jenis selada,” kata Mehdy Riza, pengelola Kebun Sayur Surabaya.
Baca juga: Sulistyo Wahono Mendulang Rupiah dari Pohon Tin
Dia menuturkan, air tersebut tidak diberikan ke semua sayuran. Hanya untuk sayuran yang biasanya ditanamkan di dataran tinggi. Caranya pun simpel. Mesin AC dibuat menjadi alat pendingin. Kawat di dalamnya dimasukkan ke tandon air.
Dengan begitu, suhu air akan menurun. Lalu dialirkan ke gully, tempat sayuran hidroponik tumbuh. Selain menggunakan bantuan mesin AC, cara lain adalah menyuplai air dingin dari freezer. Hanya, hal tersebut kurang efektif lantaran membutuhkan cukup banyak air. Di samping itu, jika dibiarkan, nanti air kembali ke suhu normal.
Cara tersebut, kata Mehdy, juga menjadi alternatif ketika musim kemarau. Suhu Kota Surabaya sedang panas. Sementara itu, beberapa sayuran membutuhkan suhu yang dingin. Terutama golongan selada dan basil.
Dia menjelaskan, Kebun Sayur Surabaya menggunakan sistem hidroponik nutrient film technique (NFT). Yakni, budi daya tanaman dengan akar tanaman yang tumbuh pada lapisan nutrisi dangkal dan tersirkulasi sehingga tanaman dapat memperoleh cukup air, nutrisi, dan oksigen.
Baca juga: Sajikan Seperti Teh, Rebus Daun Basil dan Rasakan 8 Manfaatnya
Karena itu, air untuk suplai tanaman juga diberikan oksigen. Caranya, memanfaatkan alat aerator. Dengan begitu, air memiliki banyak kandungan oksigen sehingga bisa berdampak pada sayuran.
Pada umumnya, sistem NFT dilakukan pada greenhouse dengan bedeng sebagai tempat tumbuh tanaman. Bedeng menjadi bagian penting dari NFT karena terjadi sebaran suhu di dalamnya, di mana akumulasi panas berpindah dari suhu greenhouse melalui konduksi, konveksi, dan radiasi.
Keuntungan menggunakan sistem NFT, antara lain, kebutuhan air yang tercukupi, keseragaman, serta tingkat konsentrasi nutrisi yang dapat disesuaikan dengan umur dan jenis tanaman sehingga dapat tumbuh lebih cepat.