JawaPos.com - Microsoft akan merilis edisi terbaru dari perangkat lunak Flight Simulator yang terkenal, untuk PC akhir bulan ini dengan grafik yang sangat nyata. Ini akan membutuhkan 150 GB penyimpanan gratis untuk menginstalnya.
Menariknya lagi, perangkat lunak ini dikabarkan bakal menggunakan peta satelit dari Bing serta reader langsung dari stasiun cuaca dan bandara di seluruh dunia. Ini ditujukan untuk membuat versi 'paling realistis' dari permainan yang pernah dikembangkan ini.
Pengguna nantinya cukup mengunggah tujuan yang diinginkan dan menggunakan sistem pelatihan 'realistis' untuk menavigasi area simulator. Perangkat lunak ini akan dirilis untuk PC pada 18 Agustus dan Xbox tidak lama setelahnya serta perangkat Virtual Reality (VR) akhir tahun ini.
Simulator ini memungkinkan 'pilot' duduk di kokpit realistis, memungkinkan mereka mempelajari seluk beluk pesawat nyata dan melakukan perjalanan dari atau ke lebih dari 40.000 bandara dunia nyata dan mengunjungi site tertentu di antara mereka.
Sebagai informasi, Flight Simulator ini merupakan versi terbaru dari perangkat lunak berusia 38 tahun meliputi 37 ribu bandara, 1,5 miliar bangunan dan dua triliun pohon, gunung, jalan, dan sungai.
Menurut Microsoft itu akan mencakup lalu lintas penerbangan yang sama nyatanya dengan dunia aviasi asli mencakup cuaca real time dan hewan yang bergerak untuk mencerminkan fakta bahwa Bumi adalah 'dunia yang hidup'.
Bukan hanya dunia yang akan dirinci, menurut perusahaan pesawat, dari pesawat ringan ke jet komersial akan sangat rinci dengan kokpit akurat dan instrumentasi realistis. "Microsoft Flight Simulator adalah generasi berikutnya dari salah satu waralaba simulasi paling disukai," tulis Microsoft berbagi di situs webnya.
"Dari pesawat ringan hingga jet berbadan lebar, terbanglah pesawat yang sangat detail dan menakjubkan di dunia yang sangat realistis. Buat rencana penerbangan Anda dan terbang ke mana saja di planet ini," lanjut Microsoft.
Pertama kali dirilis pada tahun 1982, permainan ini telah memberikan pilot wannabe dengan sistem pelatihan realistis yang memungkinkan mereka menjelajahi dunia tanpa harus meninggalkan sofa mereka. Versi terakhir dari game simulasi ini diluncurkan pada 2014 lalu tetapi sekarang Microsoft telah mendesain ulang game dengan teknologi terbaru.
Akan ada tiga edisi Microsoft Flight Simulator yang tersedia dengan harga mulai dari USD 59,99 atau setara dengan Rp 879 ribuan hingga USD 119,99 atau berkisar antara Rp 1,7 jutaan tergantung pada jumlah bandara dan pesawat yang ingin Anda gunakan.
"Armada pesawat Anda dan bandara terperinci dari edisi apa pun yang Anda pilih semuanya tersedia pada hari peluncuran serta akses ke pembaruan konten yang sedang berlangsung yang akan terus berkembang dan memperluas platform simulasi penerbangan," lanjut Microsoft.
Sistem ini memanfaatkan kekuatan pembelajaran mesin, menarik data satelit dari Bing Maps dan menggunakan sistem cloud Azure untuk memastikan setiap landmark akurat. Selain itu, setiap gedung pencakar langit di tempat yang tepat dan semuanya ditampilkan dalam bingkai dalam 4K.
Microsoft juga telah bekerja sama dengan Asobo Studio, yang merupakan perusahaan di belakang Fuel, game balap dunia terbuka 2009 yang dianugerahi rekor dunia Guinness Book karena memiliki area yang dapat dimainkan terbesar dalam game konsol. Dalam Flight Simulator, teknologi Asobo mendigitalkan 196,9 juta mil persegi tanah, landmark buatan manusia dan area laut terbuka.
Selain Asobo, Microsoft juga telah menggunakan bantuan dari perusahaan pihak ketiga seperti bandara dan penyedia data cuaca untuk memiliki informasi langsung yang tersedia bagi pengguna.
Untuk PC, agar dapat memainkan game ini, setidaknya dibutuhkan minimu requirement meliputi OS Windows 10 (v. 1909), processor Intel i5-4460 atau Ryzen 3, grafis 1200GPU NVIDIA GTX 770 atau Radeon RX 570, memori 8 GB RAM dan 2 GB VRAM dan storage minimum 150 GB serta SirectX versi 11.