alexametrics

Tim E-Sport Brotherhood Ingin Bawa Bontang ke Skala Nasional

31 Juli 2019, 20:16:11 WIB

JawaPos.com – Popularitas e-sport mengakar hingga ke berbagai wilayah di Indonesia. Tak terkecuali di Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim), yang mulai ‘melahirkan’ talenta-talenta e-sport andal, seperti tim Brotherhood.

Pionir e-sport di Kota Taman itu dibentuk sejak 2015 dan kini segudang prestasi telah diraihnya. Kisah tim Brotherhood berawal dari lima anggota yang ingin mengikuti kejuaraan di tingkat Bontang. Melalui divisi Mobile Legend.

Penanggung jawab divisi Wahid mengatakan, setelah berembuk diputuskan untuk memilih nama brotherhood. Pemilihan itu bukan tanpa arti. Rasa persaudaraan melekat antar sesama tim.

Pada kejuaraan pertama, tim ini berhasil memperoleh predikat juara dua. Dalam ajang Zimpank Mobile Legend musim pertama. Selang beberapa bulan prestasi kembali diukir. Melalui kejuaraan sama, tim ini berhasil menyabet juara dua dan tiga sekaligus.

Capaian terbaik diperoleh pada September 2018. Wahid dkk berhasil menggenggam juara pertama melalui event berskala berjenjang. “Hasil ini membuat kami mewakili Bontang ke babak regional,” kata Wahid sebagaimana dikutip dari Prokal.co (Jawa Pos Group).

Bermain di Palangkaraya, dewi fortuna pun belum memihak tim ini. Tim gagal meneruskan langkah ke jenjang nasional. Setelah hanya mampu finish di posisi tujuh besar.

Saat itu, tim mengaku kesulitan mengenai anggaran. Beban tersebut dipikul secara mandiri. Kendati biaya akomodasi dibantu sedikit oleh pihak penyelenggara kejuaraan. “Karena saat itu belum ada sponsor,” ucap pria kelahiran Pinrang ini.

Selepas kejuaraan, tim mulai mengembangkan diri. Divisi PUBG Mobile pun terbentuk. Pada 11 Maret menjadi ajang pembuktian ketika tim Brotherhood berhasil menjadi juara kedua di ajang yang digelar oleh tim Skyworld.

Penanggung jawab divisi PUBG Mobile Maswan Wahyu Nugroho menyatakan, sebagai pionir tim e-Sport tidak membebani pundak anggota tim. Meski dalam hal prestasi pengurus selalu menginginkan lebih. “Biasa saja. Kami selalu bermain lepas,” ujar Maswan.

Baru-baru ini satu divisi kembali ditambah yakni Free Fire. Divisi ini hingga kini belum mampu mempersembahkan satu trofi. Di tengah perjalanan sponsor pun didapatkan oleh tim.

Dia mengaku susah mengajak sponsor berkontribusi di e-sport. Karena paradigma orang bermain gim masih dipandang negatif. “Padahal gim tidak seperti itu. Justru banyak pemain yang menjadikan ini sebagai profesi saat ini,” terangnya.

Untuk membiayai pendaftaran dan pembelian seragam, setiap anggota dipungut iuran kas. Maswan enggan menyebutkan nominalnya. Namun, jumlahnya dipastikan tidak memberatkan anggota.

Selain itu, pemasukan uang kas pun berasal dari hadiah kejuaraan. Pembagiannya, dari total hadiah 70 persen dibagikan kepada anggota tim pemenang. Sisanya menjadi pundi kas tim.

Silaturahmi antartim sempat digagas oleh tim ini. Tepatnya pada akhir Mei lalu. Forum ini menghasilkan keputusan untuk membentuk komunitas dari beberapa tim e-sport di Kota Taman.

“Tujuannya untuk membawa harum nama Bontang di skala yang lebih tinggi. Nama komunitasnya ialah Ikatan Gamers Bontang. Ketuanya dari tim kami,” sebut Sekretaris tim Brotherhood Choirul Anam.

Tim Brotherhood memiliki jadwal latihan rutin. Tiap hari anggota minimal bermain tiga jam. Lokasi bermain pun fleksibel. Pasalnya, ada sekira lima anggota tim yang berada di luar Bontang. “Kebanyakan anggota kami mahasiswa. Pelajarnya sedikit,” terang dia.

Kini, tim beramunisi sekira 60 orang. Seluruhnya rata-rata masuk berdasarkan unsur pertemanan dalam gim. Anam menjelaskan tim lain di Bontang dinilai bukan menjadi rival abadi. Justru ini merupakan keuntungan karena e-sport di Kota Taman berkembang pesat.

Satu harapan disematkan kepada pihak pemerintah. Selama ini tim e-sport kurang mendapatkan perhatian dan dukungan. Padahal ketika pencinta gim keluar, mereka membawa nama Bontang. “Kami berharap pemerintah mendukung kemajuan e-sport,” pungkas pria yang berprofesi sebagai tenaga pendidik di SMK Rigomasi ini.

Editor : Fadhil Al Birra

Close Ads