alexametrics

Pria Ini Rela Berhenti Kerja Demi Mengoleksi Memorabilia Dragon Ball

30 Agustus 2019, 18:40:23 WIB

JawaPos.com – Anda mungkin pecinta Dragon Ball sejati dan mengoleksi banyak pernak-perniknya. Tapi, koleksi Anda mungkin tidak akan bisa menyamai pria asal Jepang bernama Uchida Hitoshi ini.

Uchida didapuk oleh Guiness World of Records sebagai pengoleksi memorabilia Dragon Ball terbanyak di dunia. Hingga berita ini diturunkan, koleksinya sudah mencapai 10.098 buah mainan.

“Saya berhenti bekerja demi mengukir rekor ini,” kata Uchida dilansir dari laman resmi Guiness World Records.

Uchida menceritakan, hobinya mengoleksi sederet karakter Dragon Ball lainnya sudah dimulai sejak ia kecil. Waktu itu, Dragon Ball belum menjelma menjadi karya yang mendunia.

“Awalnya aku mengumpulkan penghapus Dragon Ball dari mesin Gacha (Mesin mainan di mana pemainnya bisa mendapatkan mainan dengan cara memasukkan koin ke dalam mesin, Red),” katanya.

Berangkat dari kegemarannya menonton anime dan membaca manga kisah fenomenal karangan Akira Toriyama tersebut, Dragon Ball buat Uchida bukan lagi sekadar karya seni, tapi alasannya hidup di dunia.

Layaknya orang-orang lain yang punya kegemaran unik dan cenderung punya dunia sendiri, Uchida pun tidak memiliki banyak teman. Keluarganya pun mulai risau seiring bertambah banyaknya koleksi Uchida. “Orang-orang di sekitarku banyak yang menganggap aku aneh,” kata Uchida.

Dari 10.098 koleksi tersebut, 4.000 di antaranya adalah mainan Son Goku, protagonis utama Dragon Ball. Bagi Uchida, Goku adalah penyelamatnya dari rasa takut.

“Waktu kecil aku takut sekali dengan hantu dan kematian. Setiap kali aku ketakutan, aku selalu membayangkan Goku. Memikirkan suaranya saja sudah bisa membantu aku tidur dan melupakan rasa takutku,” katanya.

Begitu besarnya pengaruh Goku dalam hidup Uchida, ia sangat berharap gelar yang ia torehkan ini bisa mempertemukannya dengan pengisi suara Goku, Nozawa Masako.

“Suaranya sangat membantuku dalam menjalani hidup. Bertemu dengannya adalah impianku yang belum terwujud. Itu goal utama saya dalam hidup,” kata Uchida.

Editor : Banu Adikara



Close Ads