alexametrics
Odoe Pike, Predator Perenang Atas Asal Afrika

Bisa Jadi Alternatif Selain Arwana

26 September 2021, 10:04:00 WIB

Nama odoe pike belum begitu akrab di telinga penghobi ikan predator.

Namun, salah satu ikan berhabitat asli di perairan sungai Afrika itu sebetulnya punya daya tarik tersendiri.

Selain termasuk predator yang lincah dan responsif, odoe pike relatif mudah dipelihara. Terutama untuk urusan pakan dan kualitas air.

————————————————————————————————————————-

Postur odoe pike yang khas membuat siapa pun mudah mengenali sosoknya di antara deretan akuarium di showroom Aquaprofit di kawasan Kalideres, Jakarta Barat.

Tubuhnya memanjang, warna tubuhnya perak mengilap, dan sisiknya kasar.

”(Kesan predatornya) kelihatan dari muka serta giginya yang berada di luar. Gigi di luar ini menunjukkan karakternya yang agresif. Kalau yang tidak agresif, biasanya (giginya) di dalam,” terang Teddy Tjioe, penghobi ikan sekaligus pemilik Aquaprofit.

Menurut Teddy, ciri khas lain yang menjadi identitas odoe pike adalah ’’taling’’ yang berada di mulutnya.

Fungsinya kadang digunakan untuk menyerang atau melindungi diri.

”Tapi, lebih untuk melindungi diri sih. Meskipun agresif, dia tidak termasuk ikan yang suka menyerang manusia. Arwana kadang masih nyerang, louhan kadang juga,” beber Teddy.

Sebagai perenang atas, Teddy menyebutkan bahwa ikan bernama Latin Hepsetus odoe itu sangat ideal untuk menjadi alternatif pengganti arwana yang berkarakter sama.

”Mungkin penghobi ikan predator bosan dengan arwana, odoe pike bisa jadi alternatif untuk isi atas,” tegas Teddy.

Menurut Teddy, ikan yang bisa menjadi tankmate odoe pike pun lebih fleksibel dibandingkan dengan arwana.

Misalnya, peacock bass di tengah dan ikan pari di bawah.

Selain itu, odoe pike juga disebut Teddy sebagai salah satu ikan yang cukup ’’kuat’’ terhadap parameter air. ”Sama seperti arwana yang relatif kuat, mereka tidak rentan dengan parameter air,” bebernya.

Hal lain yang dipertimbangkan penghobi predator untuk mengadopsi odoe pike adalah urusan pakan.

Sebab, ikan itu bukan termasuk yang pilih-pilih. Ikan tersebut bisa diberi ikan kecil beku, mulai udang kecil hidup maupun beku sampai serangga.

Untuk itu, ada sedikit catatan saat menaruh odoe pike di tank.

Sebagai perenang atas yang cukup responsif, ia punya kecenderungan berani meloncat untuk menggapai mangsa di sekitar permukaan.

”Makanya, sebaiknya tank ditutup di bagian atasnya. Karena kalau ia lihat serangga misalnya, itu bisa saja loncat,” beber Teddy.

Ikan odoe pike yang sehat bisa tumbuh sampai sepanjang 40 sentimeter.

Untuk harganya, Teddy menyebut odoe pike sepanjang 20 sentimeter biasa dibanderol di kisaran Rp 800 ribu–1 juta.

”Ikan ini memang nggak begitu rare (langka), tapi di Indonesia masih jarang. Orang juga masih banyak yang awam dan asing dengan ikan odoe pike,” ungkapnya.

Editor : Candra Kurnia

Reporter : agf/c6/cak

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads