alexametrics

Bagi Willy Priyoko Kebahagiaan Anabul Dulu, Baru Konten

26 September 2021, 10:55:13 WIB

Setiap tahun, Willy Priyoko selalu membuat sebuah resolusi. Pria yang akrab disapa Wepe itu menganggap harus ada challenge yang bisa ditaklukannya seiring pergantian tahun.

CHALLENGE yang dibuatnya pun bermacam-macam. Pada 2015, misalnya. Wepe bertekad menggeluti olahraga lari. Tantangan itu berlanjut pada 2016 saat dirinya menargetkan harus mampu berlari finis hingga jarak 10 km. Belum puas, Wepe menambah target jarak tempuhnya menjadi lari full marathon 42 km pada 2017.

Namun, pada medio 2017 akhir, dia ingin ada warna baru dalam daftar resolusinya. ’’Lalu memutuskan pada 2018 saya ingin merawat kucing. Jadi, pada Desember 2017 itu, saya adopsi kucing pertama saya yang bernama Pito,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Jumat (17/9).

Dalam melunaskan tiap resolusinya, Wepe tak pernah setengah-setengah. Prinsip itu juga diterapkan dalam menjadi pawrent Pito. ’’Memang saya berkomitmen merawat Pito dengan baik. Saya anggap mereka (kucing, Red) sebagai keluarga. Mereka tetap hewan peliharaan, tetapi saya rawat mereka seperti saya merawat keluarga saya sendiri,’’ tutur pria yang berulang tahun setiap 20 Juni itu.

Dorongan untuk memelihara kucing sebetulnya tidak tiba-tiba muncul saat Wepe ingin membuat resolusi. Dia menceritakan, sejak kecil dia memang menyukai kucing. Namun, dia sadar untuk menjadi pawrent memerlukan komitmen penuh. Dia tak ingin kucing yang dipeliharanya justru menjadi tak bahagia.

Bagi dia, tak semua orang harus memelihara kucing meskipun mencintai kucing. ’’Sebab, banyak yang harus dipersiapkan. Biaya itu pasti, lalu harus siap waktu, dan energi juga. Jadi, saat 2018 baru pelihara kucing, ya karena kesiapan saya ada saat itu,’’ imbuhnya.

Komitmen itu juga yang membuat Wepe memutuskan untuk menambah anabulnya. Beberapa bulan kemudian, Molo dan Leon resmi diadopsi dan menjadi keluarganya pada Maret 2018. Leon adalah kucing domestik longhair yang didapatkannya dari seorang sahabat.

Satu tahun menjalani hiruk pikuk kehidupan bersama Pito, Molo, dan Leon, Wepe tak lupa akan resolusinya pada tahun berikutnya. Hingga pada 2019, dia memutuskan membuat kanal YouTube dan memublikasikan kehidupan bahagianya merawat Pito. Dia menamai channel miliknya Kucing Om Wepe.

Awalnya, dalam meramu Kucing Om Wepe, pria yang juga berprofesi praktisi komunikasi itu melakoninya secara mandiri. Seluruh proses, mulai pengambilan gambar, editing, hingga seluk-beluknya, dijalani sendiri secara telaten. Meskipun, kini dia juga dibantu salah seorang rekannya saat melakukan pengambilan gambar.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : dee/c12/tia

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads