alexametrics

Belajar jadi Manajer Tim E-Sports Lewat Game, Mainkan Esports King

26 Februari 2020, 16:40:03 WIB

JawaPos.com – Saat ini olahraga E-Sports sangat digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Dengan adanya fenomena ini mendorong beberapa pemilik merek besar untuk mengadakan berbagai macam aktivitas E-Sports yang terbuka dan diikuti seluruh masyarakat Indonesia. Pemerintah juga berusaha untuk terus memajukan ekosistem E-Sports di Indonesia.

Lembaga analisis data dari Belanda, Newzoo melaporkan bahwa penghasilan dari industri game di Indonesia mencapai USD 1.08 miliar atau sekira Rp 15,1 triliun
pada Januari 2019 yang menobatkan Indonesia sebagai pangsa pasar game terbesar di Asia Tenggara.

Bahkan, menurut data dari Indonesia Game Association (AGI), market gaming di Indonesia akan terus berkembang dan diperkirakan pada tahun 2030, Indonesia diperkirakan akan menduduki peringkat 5 terbesar sebagai pangsa pasar game di dunia dengan perkiraan pendapatan sebesar USD 4.3 miliar atau berkisar Rp 60,1 triliun. Angka yang luar biasa ini tentu saja berkat partisipasi dari keaktifan pemain game Indonesia yang mencapai lebih dari 44 juta orang.

Olahraga E-Sports adalah olahraga elektronik yang dikenal sebagai permainan kompetitif yang dimainkan secara bersama-sama atau multiplayer oleh atlet profesional atau biasa disebut pro player. Tidak banyak yang tahu bahwa terdapat banyak profesi lain selain atlet E-Sports yang memegang peranan besar untuk kemenangan suatu tim.

Ilustrasi: Contoh gameplay Esports King. (Istimewa)

Melihat hal tersebut, pengembang game lokal asal Bandung, Agate bekerja sama dengan RRQ meluncurkan Esports King. Esports King adalah game simulasi mobile manajemen E-Sports pertama di Indonesia.

Esports King menawarkan para pemain game ini sebuah pengalaman simulasi sebagai manajer yang membangun dan melatih tim E-Sports yang dipersiapkan untuk bersaing dengan tim E-Sports rancangan dari pemain lainnya dan berkesempatan untuk memenangkan berbagai hadiah menarik diberbagai kompetisi.

“Kami membuat game Esports King ini selama 3 tahun. Kami harap, game ini selain dapat melengkapi ekosistem game E-Sports buatan lokal di Indonesia, juga dapat sebagai salah satu bentuk edukasi untuk para peminat game E-Sports bahwa masih ada profesi lain yang tidak kalah pentingnya dari pemain game E-Sports untuk membuat suatu tim E-Sports memenangkan suatu kompetisi,” ujar Arief Widhiyasa, CEO Agate di Jakarta belum lama ini.

Game Esports King ini sudah dapat diunduh dan dimainkan mulai 28 Februari 2020 di Google Play dan akan menyusul tersedia di Apple Store.

Dengan misi untuk membuat tim E-Sports terbaik, pemain diharuskan untuk merekrut pemain terbaik serta mengasah kemampuan anggota timnya. Pemain juga akan dihadapkan dengan situasi serta kualitas musuh yang berbeda di setiap levelnya.

Dengan begitu, pemain harus dapat mempersenjatai tim sebaik mungkin dengan taktik formasi dan komponen senjata terbaik.

Terdapat beberapa posisi anggota tim di dalam Esports King, yaitu Tanker atau anggota yang kuat, kokoh, kekar, tahan banting serta cocok untuk menghancurkan Assaulter. Namun, sosok Tanker akan kesulitan jika dihadapkan dengan bidikan dan senapan Specialist, terlebih di dalam peta yang terbuka dan luas.

Peran lain adalah Specialist, peran tersebut terkenal dengan bidikannya yang hanya membutuhkan satu kali tembakan untuk menjatuhkan apapun. Terakhir ada Assaulter, peran tersebut merupakan anggota yang cepat dan gesit. Kecepatan dan kelincahannya dapat melawan serangan dadakan dari anggota Specialist.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads