
Ilustrasi kecemasan pada kucing. (Freepik)
JawaPos.com – Kecemasan yang muncul terus-menerus pada kucing terbukti memiliki kaitan dengan risiko terkena sistitis idiopatik kucing atau Feline Idiopathic Cystitis (FIC), suatu kondisi misterius yang berdampak pada kesehatan saluran kemih bawah.
Sistitis idiopatik kucing adalah gangguan peradangan pada kandung kemih tanpa penyebab infeksi yang jelas dan sering kali berulang.
Menurut Marion Desmarchelier, ilmuwan medis zoologi dari Universitas Montreal, gejala FIC bisa dipicu oleh gangguan psikologis seperti kecemasan tinggi.
Pemahaman tentang hubungan antara stres dan gangguan saluran kemih pada kucing memberikan peluang besar untuk mencegah kekambuhan serta menjaga kualitas hidup hewan peliharaan tersebut.
Berikut kecemasan berulang bisa jadi tanda awal FIC pada kucing, kenali gejala dan faktor pemicunya dilansir dari laman Science Alert, Selasa (24/6):
1. Gejala Khas FIC
Kucing dengan FIC biasanya menunjukkan perilaku seperti mengejan saat buang air kecil dan sering masuk ke kotak pasir. Beberapa bahkan mengeluarkan suara kesakitan atau terlihat tidak nyaman saat berkemih.
Dalam kondisi parah, urin dapat mengandung darah meskipun tidak ditemukan infeksi bakteri. Pola ini sering disalah artikan sebagai infeksi saluran kemih biasa.
2. Faktor Pemicu Psikologis
Studi menunjukkan bahwa sistem saraf dan hormon, terutama adrenalin, memainkan peran penting dalam munculnya FIC. Kelebihan adrenalin dapat merusak jaringan kandung kemih dan memicu nyeri serta peradangan.
Ketidakseimbangan ini biasanya terjadi pada kucing dengan tingkat stres tinggi. Tekanan emosional yang terus berlangsung meningkatkan risiko kekambuhan.
3. Kecemasan sebagai Indikator Awal
Kucing yang tampak gugup, menghindari orang asing, atau terlalu sensitif terhadap perubahan lingkungan cenderung lebih rentan terhadap FIC berulang. Perilaku menarik diri lebih berkaitan dengan FIC dibandingkan agresivitas.
Tim peneliti menemukan lebih dari 50% kucing dengan FIC hanya mengalami 1 kali kejadian, sedangkan hampir seluruh kucing yang kambuh menunjukkan tanda cemas. Hal ini memperkuat hipotesis keterkaitan antara kondisi mental dan fisik.
4. Dampak Ekonomi dan Emosional

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
