alexametrics

Sansevieria, Tanaman Tahan Banting yang Masih Jadi Favorit

Murah, Mudah Dirawat, Bisa Menyaring Udara
24 Oktober 2021, 19:39:06 WIB

Sansevieria menjadi tanaman yang tak lekang waktu. Meski tak sepopuler aroid, ia tetap diincar karena mampu memfilter udara. Kabar baiknya, tanaman berjuluk lidah mertua itu mudah dirawat dan tak mahal. Cocok buat pemula yang punya bujet terbatas.

SANSEVIERIA menarik banyak penyuka tanaman bukan karena bentuknya saja. Tanaman asli Afrika itu juga diminati karena diklaim sebagai pembersih udara. Merujuk studi NASA, sansevieria mampu menyerap formaldehida –zat beracun yang terkandung di material pelapis dan perekat interior– dalam ruangan. Beberapa riset juga menjelaskan, tanaman itu mampu mengurangi benzene, octane, toluena, serta trichloroethylene yang dilepaskan beberapa material interior.

Meski demikian, tanaman itu tak berat di kantong. ”Kalau bicara sansevieria, harga 10 ribu saja sampai puluhan juta ada. Dan harganya relatif stabil, naik turunnya tidak secepat aroid,” kata Irwansyah. Bahkan, di era demam tanaman seperti saat ini, kenaikan harganya pun tak terlalu tinggi dibanding tahun sebelumnya.

Iwe, sapaan Irwansyah, menilai, sansevieria cocok buat pekebun pemula. Sebab, tanaman itu mampu bertahan di suhu tinggi Surabaya. Asal, tidak terpapar langsung cahaya matahari dalam waktu panjang. Ia juga kuat berhari-hari tanpa penyiraman. ”Kalau kata orang, ditancepin saja hidup. Tidak disiram beberapa hari tetap bagus,” imbuhnya. Tak cuma yang berdaun hijau, sansevieria variegata pun bandel terhadap kering.

Pemilik Kahiyang Garden itu menilai, sansevieria hibrida atau hasil persilanganlah yang terbilang manja. Selain mahal, perawatannya harus ekstra. ”Kalau telat nyiram atau media tanamnya nggak cocok, tanaman langsung kurang fit,” paparnya. Hasil tanaman hybrid memiliki corak, bentuk, hingga susunan daun yang unik. Tapi, ”jadi” atau tidaknya tanamanlah yang membuat harganya dibanderol cukup tinggi. Sebab, tak jarang tanaman hasil persilangan tidak ”membawa” sifat yang diinginkan dari tanaman induknya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : fam/c13/ai




Close Ads