alexametrics

Humus Bambu, Media Tanam Organik yang Laris Manis

Cocok untuk Tanaman Lembap dan Jarang Disiram
24 Januari 2022, 06:47:25 WIB

Jenis media tanam memang banyak. Tapi, perlu tahu mana yang cocok untuk setiap karakter tanaman hias. Dengan begitu, tanaman akan tumbuh dengan baik.

KECINTAAN Slamet Prihatin terhadap tanaman hias bermula ketika dia membeli Calathea pada 2018. Sayang, tanaman yang dikenal berdaun lonjong dengan corak rangkaian garis warna-warni tersebut tidak tumbuh subur. Saat itu, dia menanamnya hanya menggunakan sekam. ”Setiap punya mati, daunnya kering. Kok susah banget hidupnya,” ujarnya.

Slamet lantas melanjutkan peruntungannya berburu tanaman-tanaman hias ke berbagai daerah di Jawa Tengah. Seperti Wonosobo, Magelang, dan Tawangmangu. Dari situ, dia memperhatikan bahwa setiap daerah memakai media tanam yang berbeda-beda.

Hanya saja, setiap membeli Calathea dari Magelang, terdapat daun bambu di media tanamnya. Dari situ, Slamet iseng mencari daun bambu untuk kemudian dicacah. ”Itu kan di belakang rumah banyak. Dibungkus karung, lalu dicampur sama bahan lain seperti sekam, pupuk, tanah,” terangnya.

Bapak dua anak tersebut mengakui, meracik media tanam butuh proses. Awal-awal masih asal campur macam-macam bahan. Alhasil, tanaman hias yang ditanam malah mati. Butuh proses setidaknya hampir 2 tahun untuk menemukan racikan humus bambu yang pas.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : han/c13/ai

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads