
Maria saat berada di Toko ikan Maria Tirta Aquatic, Depok, Jawa Barat, Jumat (23/6/2023).
JawaPos.com - Maria Stipeny Soeparjanto mempelajari bisnia ikan hias mulai dari nol secara otodidak. Kurang lebih lima tahun, dia mulai menguasainya. Kini dia nyemplung di bisnis ikan hias dan semua kebutuhannya, lalu membuka toko besar di kawasan Depok.
”Saya belajar mengikuti prosesnya. Jadi, selama berproses, saya terus belajar.” Begitu Maria memulai perbincangan dengan Jawa Pos saat ditemui di toko ikan hiasnya, Maria Tirta Aquatic, di Sukmajaya, Depok, Kamis (22/6).
Maria mengisahkan awal mula menggeluti hobi dan bisnis ikan hias. Pada 2017, suaminya membeli seekor louhan jantan seharga Rp 250 ribu. Karena penasaran, akhirnya dia mencarikan pasangan untuk dikawinkan. Ternyata pemijahan tidak semudah yang dia bayangkan.
”Meski sudah bertelur, kalau baru pertama atau kedua itu belum bisa jadi. Karena itu, akhirnya kami beli lagi indukan yang sudah jadi dan memiliki gen bagus,” jelasnya.
Bermula dari sana, Maria akhirnya berhasil membiakkan louhan. Namun, persoalan tak berhenti di situ. Dalam sekali bertelur, ikan bisa menghasilkan 200–300 ekor. Dia pun harus merelakan satu pintu kontrakannya untuk menyimpan anak-anak louhan.
”Anak louhan itu tidak bisa digabung. Ia harus dipisah masing-masing di akuarium kecil. Karena jumlahnya ratusan, jadi butuh tempat yang luas,” terangnya.
Setelah berhasil menangkar louhan, dia mulai mencoba memasarkannya. Awalnya, pemasaran dibantu suami lewat promosi di media sosial. Kemudian, Maria masuk ke komunitas-komunitas louhan. Hingga akhirnya, banyak yang datang ke tempatnya untuk menyortir sendiri anakan louhan yang bagus.
Maria Berawal dari beternak louhan, kini Maria memiliki toko ikan hias berbagai jenis di Depok.
Tempat usahanya tersebut kemudian menjadi tempat kumpul Perhimpunan Pencinta Louhan Depok (P2LD). Di sana para anggotanya saling berbagi pengetahuan dan pengalaman. Jadi, banyak ilmu yang didapat.
”Saat itu juga banyak yang nanya dikasih makan apa. Kami jawab cacing beku yang memang khusus kami siapkan sendiri,” jelasnya. Saat itu cacing beku di Depok memang masih susah dicari. Karena banyak yang ingin membeli cacing beku, dia juga mulai menjual cacing beku. Bukan hasil ternak, tetapi berasal dari petani. ”Cacing alam yang berasal dari limbah kotoran sapi dan ampas tahu,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut dia, banyak yang datang menanyakan jenis pakan lainnya. Termasuk kutu air dan artemia khusus untuk pakan anak ikan yang baru berusia kurang dari 2 bulan. Banyaknya permintaan itu membuatnya memutuskan untuk lebih serius menyediakan berbagai jenis pakan.
Memasuki masa pandemi Covid-19, ibu dua anak itu akhirnya membuka toko sendiri. ”Kalau orang bilang pandemi membawa dampak buruk, tapi bagi saya, mohon maaf, malah membawa berkah,” tuturnya.
Selama pandemi, permintaan cacing beku meningkat tajam. Bahkan, pembeli harus antre dan masuk dalam daftar tunggu. Saat itu perempuan 32 tahun tersebut mengirimkan banyak cacing beku ke Kalimantan (Bontang dan Tarakan), Surabaya, Purwokerto, serta Jogjakarta. ”Sebenarnya masih banyak juga permintaan ke daerah lain seperti Ambon, Maluku.
Tapi, kami terkendala ekspedisi karena maksimal 2 x 24 jam itu harus sudah sampai di lokasi. Kalau lewat dari itu, tidak bagus lagi. Sekali ada yang bisa, tapi mahal ongkosnya,” jelasnya.
Seiring dengan berjalannya waktu, ungkap Maria, tokonya pun terus berkembang. Selain menjual ikan berikut pakannya, dia menyediakan vitamin dan peralatan akuarium serta masih banyak lainnya. Termasuk berbagai jenis ikan, mulai yang harga rendah hingga tinggi.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
