alexametrics

Epic Games Dapat Suntikan Dana dari Sony dan Lego, Mau Bikin Apa?

18 April 2022, 12:48:17 WIB

JawaPos.com – Dua raksasa teknologi yakni Sony Group Corporation dan KIRKBI, perusahaan induk dan investasi keluarga di belakang The Lego Group baru saja melakukan aksi korporasi besar. Hal tersebut dilakukan dengan menyuntik dana fantastis kepada Epic Games senilai USD 2 miliar atau sekitar Rp 28,7 triliun.

Untuk apa suntikan dana sebesar itu?

Dikutip dari keterangan di laman resminya, pendanaan ini nantinya bakal digunakan untuk pembangunan metaverse, serta mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan oleh perusahaan game di balik Fortnite itu.

Mereka berambisi untuk menciptakan hiburan sosial baru yang mengeksplorasi hubungan antara dunia digital dan dunia fisik dalam satu pengalaman tak terlupakan.

“Sebagai perusahaan hiburan kreatif, kami sangat senang berinvestasi di Epic untuk memperdalam hubungan kami di bidang Metaverse,” kata Kenichiro Yoshida, Chairman, President dan CEO, Sony Group Corporation.

Dirinya melanjutkan, pihaknya yakin kemampuan Epic termasuk permainan atau game mereka yang kuat, dikombinasikan dengan teknologi Sony, akan mempercepat berbagai upaya Sony dalam mengembangkan pengalaman digital baru bagi penggemar.

Sementara dikutip dari IGN, berkat investasi tersebut, valuasi Epic Games kini ditaksir mencapai USD 31,5 miliar atau sekitar Rp 452 triliun lebih.

Soal Metaverse, Epic Games sendiri sudah mengumumkan rencana ambisius untuk ikut dalam pembangunan dunia digital tersebut sejak awal April. Rencana itu disampaikan bersamaan dengan pengumuman investasi awal Sony ke Epic Games senilai USD 200 juta.

Jadi, kucuran dana senilai USD 1 miliar dari Sony merupakan dana investasi tambahan. Adapun Metaverse yang akan diciptakan Epic Games akan berfokus pada interkonektivitas yang mana hal ini sesuai dengan cita-cita CEO sekaligus pendiri Epic Games, Tim Sweeney.

Sweeney pernah mengatakan bahwa ia berharap memiliki teknologi besar yang memungkinkan berbagi ruang digital lebih banyak ke pengguna, serta menciptakan pengalaman digital yang seamless bagi siapa pun.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads