alexametrics

Pertahankan Orisinalitas saat Legenda Nusantara Jadi Hero Game

17 Agustus 2019, 12:01:32 WIB

KALAU sebelumnya kita mengenal Gatotkaca, Wiro Sableng, dan Nyi Roro Kidul lewat cerita wayang dan legenda Nusantara, kini tokoh-tokoh sakti itu muncul kembali dalam versi ’’kekinian’’. Mereka tampil sebagai karakter dalam game populer yang dimainkan di banyak negara. Yakni, Gatotkaca dalam Mobile Legends Bang Bang (MLBB), Wiro Sableng di Arena of Valor (AOV), dan disusul Kadita, adaptasi Nyi Roro Kidul, yang juga jadi hero di MLBB.

Gatotkaca adalah pionir bagi karakter kisah Nusantara lainnya dalam dunia gaming. Putra Bima itu ’’lahir’’ pada 2017 dalam game Mobile Legends. Karakter Gatotkaca dalam game populer itu dibuat dari tokoh sentral dalam komik Garudayana Saga besutan Is Yuniarto. ’’Gatotkaca saat itu jadi favorit gamers di antara karakter cerita Nusantara lainnya,’’ ungkap komikus Is Yuniarto. Kemudian, pada survei lanjutan, desain Gatotkaca karya Is paling disukai.

Selanjutnya, desain ditangani tim Moonton (developer MLBB). Agar tetap selaras dengan versi asli, Is punya panduan lengkap. Mulai kekuatan, gerakan, hingga jurus khas Gatotkaca. Dia bahkan menyiapkan storyboard. Is berharap munculnya Gatotkaca dan maraknya komik kisah wayang bisa membangkitkan minat anak muda terhadap cerita Nusantara.

Menyusul Gatotkaca, tahun lalu MLBB merilis Kadita, karakter baru yang terinspirasi sosok legenda Nyi Roro Kidul. Berbeda dengan ’’kakaknya’’, Kadita didesain penuh oleh Moonton. Desain karakternya merujuk pada riset legenda, cerita masyarakat, literatur, hingga lukisan. ’’Tantangannya, bagaimana desain Kadita bisa menggambarkan karakter dan kemampuan Nyi Roro Kidul,’’ kata Nabila Rozano, perwakilan marketing Moonton Indonesia.

 

Gatotkaca di game Mobile Legend Bang Bang. (Mobile Legend)

Dia menuturkan, karakter tersebut disukai gamer tanah air. Buktinya, rasio penggunaan Kadita sangat tinggi. Pemain luar Indonesia pun memberikan respons apik. ’’Kami rasa, ini adalah sesuatu yang positif dalam rangka menyebarluaskan budaya Indonesia ke negara lain,’’ paparnya. MLBB tidak menutup kemungkinan kelahiran hero baru dari sejarah atau budaya lokal Indonesia.

Sementara itu, 2018 menjadi tahun Wiro Sableng. Setelah ’’dihidupkan’’ kembali lewat film produksi Lifelike Pictures dan Caravan Studio, per Agustus 2018, karakter Wiro Sableng hadir di Arena of Valor. Karakternya tetap mengikuti gambaran yang dibuat produser. ’’Ada beberapa hal krusial yang tidak bisa diubah untuk menjaga orisinalitas,’’ jelas CEO Lifelike Pictures Sheila Timothy.

Menurut Selvi Nelin, head marketing AOV, Wiro Sableng mendapat sambutan hangat. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di mancanegara. ’’Karakter itu juga bisa diakses di server beberapa negara seperti Thailand dan Singapura,’’ ujarnya.

Gatotkaca, MLBB

Bagi Is Yuniarto, Gatotkaca adalah Superman Nusantara. Jika Superman berjuluk man of steel, Gatotkaca punya tagline tak kalah sangar: otot kawat, balung wesi. Kekuatan itu membuatnya pas jadi tank alias karakter dengan pertahanan tinggi di garda depan tim. Sama dengan kisah pewayangan, Gatotkaca MLBB mampu menggetarkan bumi, melesat, serta melemparkan musuh ke udara. Yang spesial, karakter ini sulit dibunuh.

Kadita, MLBB

Di game MLBB, Kadita hadir sebagai mage alias karakter dengan kemampuan magis. Nabila menjelaskan, penampilan Kadita dibuat sesuai citra Nyi Roro Kidul –berpakaian hijau, ayu, serta lekat dengan lautan. Kekuatannya pun tidak jauh-jauh dari samudra –dia mampu memunculkan ombak dan berubah ke wujud putri duyung. Sesuai dengan cerita rakyat yang ada, Kadita juga memiliki tujuh tombak sakti yang misterius.

Wiro Sableng, AOV

CEO Lifelike Pictures Sheila Timothy menyatakan, Wiro Sableng versi game tetap mudah dikenali. ’’Ada beberapa hal krusial yang dipertahankan. Seperti kapak dan rajah 212, pakaian serbaputih, dan ikat kepala putih,” ucapnya. Pendekar sableng itu juga disuarakan Vino G. Bastian, Wiro versi film. Dalam game, Wiro pun punya peran tank sekaligus warrior –alias mampu bertahan, tapi mumpuni dalam serangan. Di versi AOV, Kapak Maut Naga Geni 212 di-upgrade agar mampu melakukan serangan ekstra dan menghancurkan musuh dalam area serang Wiro.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : fahmi samastuti/c5/nor



Close Ads