alexametrics

Minat Anak Indonesia pada Game Komputer Menurun Selama Masa Pandemi

17 Juni 2020, 22:02:13 WIB

JawaPos.com – Pandemi Covid-19 telah mengubah perilaku online selama di rumah saja. Tidak hanya di kalangan orang dewasa, tetapi juga di kalangan anak-anak. Menurut sebuah studi terbaru Kaspersky, anak-anak mengalami penurunan minat dalam game komputer pada beberapa bulan terakhir, terutama jika dibandingkan dengan periode sebelum terjadinya pandemi.

Pandemi Covid-19 di seluruh dunia telah memaksa anak-anak untuk melanjutkan pendidikan dari rumah, salah satunya dengan menghadiri pelajaran online. Banyak orang tua yang kini juga melakukan pekerjaan dari rumah, sehingga dapat menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarga selama karantina.

Seiring periode karantina yang menjadi tantangan bagi anak-anak dan orang dewasa, penting bagi orang tua memahami apa yang dilakukan anak-anak mereka, dan memanfaatkan momen tersebut untuk lebih dekat dengan keluarga. Terkait game di masa pandemi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga sempat menyebut kalau game sangat ampuh untuk mengusir stres akibat situasi pembatasan. Dengan catatan, game dimainkan dalam batas wajar.

Game di kalangan anak-anak sendiri saat ini tidak terlalu menjadi aktivitas yang perlu dikhawatirkan orang tua. Menurut laporan Kaspersky terbaru, berdasarkan data anonim yang dikumpulkan oleh Kaspersky Security Network (KSN) dari pengguna Kaspersky Safe Kids di platform Windows dan macOS, anak-anak mengalami penurunan minat pada game di komputer pribadi mereka selama masa karantina.

Selama periode Maret hingga Mei 2020, minat dalam kategori ini menurun secara konsisten dibandingkan dengan dua bulan pertama tahun ini. Penurunan minat anak-anak dalam permainan hanya relevan untuk Windows, karena mereka masih memiliki kecenderungan bermain game di komputer Windows dibandingkan Mac.

Hal ini mungkin disebabkan sebagian besar game komputer dirilis khusus untuk Windows. Misalnya di toko game daring populer, seperti Steam, game yang tersedia untuk komputer macOS berjumlah lebih sedikit.

Untuk Indonesia sendiri, minat online anak-anak terhadap game komputer mengalami perubahan signifikan dalam lima bulan pertama tahun ini. Berdasarkan statistik Kaspersky, minat tertinggi game komputer untuk anak-anak di negara ini berada di bulan April sebesar 16,32 persen dan menurun pada bulan Mei menjadi 13,23 persen.

“Menurunnya minat pada game di komputer pribadi dapat dijelaskan oleh meningkatnya kebutuhan dalam penggunaannya untuk kegiatan lain. Misalnya, proses pendidikan lebih mudah di akses melalui komputer pribadi daripada di perangkat seluler. Kita dapat melihat bahwa meskipun anak-anak menghabiskan sebagian besar waktu mereka di rumah, mereka menggunakan komputer dengan bijak dan merasa tidak perlu untuk terjun ke video gim,” komentar Anna Larkina, pakar analisis konten web di Kaspersky melalui keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com.

Meski cenderung menurun, untuk memastikan anak Anda memiliki pengalaman bermain game di komputer secara positif selama pandemi, Kaspersky menyarankan orang tua untuk senantiasa aktif mengawasi konsumsi game untuk anak. Orang tua perlu mendorong anak-anak untuk menginformasikan jika mengalami sesuatu hal yang tidak nyaman atau mengganggu mereka saat sedang bermain game.

Tidak semua emosi negatif memiliki konotasi negatif dan mungkin terdapat hasil yang baik. Misalnya, apabila seorang anak tidak berhasil dalam sesuatu, dan mereka terus berusaha memperbaikinya, kesabaran mereka akan meningkat.

Jika melihat anak menghabiskan waktu lebih sedikit pada game komputer selama periode isolasi diri, cobalah mencari tahu alasannya. Lakukan komunikasi dan cobalah untuk memahami apa yang mereka rasakan dalam menghadapi situasi seperti saat ini, serta kesulitan apa yang mungkin mereka hadapi.

Orang tua juga dapat memeriksa apakah memiliki beban pekerjaan sekolah yang lebih banyak dari biasanya.
Menemukan waktu untuk bermain game komputer dengan anak akan membantu memperkuat hubungan dan meningkatkan pemahaman tentang apa yang mereka lakukan di waktu luang.

Untuk keamanan pada konsumsi konten anak terutama game, instal piranti keamanan memadai semisal Kaspersky Safe Kids. Solusi ini diklaim memungkinkan untuk memantau, melihat, dan mencari aktivitas online anak-anak di berbagai perangkat tanpa melanggar ruang pribadi.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Edy Pramana

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads