alexametrics

Nintendo Switch Lite Tak Mendukung Semua Game, Beda dengan Versi Asli

15 Juli 2019, 10:40:51 WIB

JawaPos.com – Konsol game Nintendo Switch Lite meluncur beberapa hari lalu. Nintendo Switch Lite tersebut sebagaimana diketahui merupakan versi kecil atau versi murah dari Nintendo Switch reguler.

Tidak hanya itu, Nintendo Switch Lite juga tidak mendukung mode TV atau desk mode. Hal itu memang tidak begitu mengejutkan karena rumor sebelumnya menyebut demikian.

Namun yang membuat kaget, sebagaimana JawaPos.com kutip dari laman Gamerant, Senin (15/7), belakangan terungkap bahwa dengan tidak mendukungnya mode TV berarti Nintendo Switch Lite tidak mendukung pula beberapa game yang sebelumnya bisa dimainkan di Switch reguler. Pasalnya, beberapa game pada Nintendo Switch biasa hanya dapat dimainkan dalam mode TV atau desk mode saja.

Salah satu game yang tidak mendukung adalah Nintendo Labo. Hal ini mungkin akan mengecewakan bagi beberapa orang tua yang berencana membeli Nintendo Switch Lite yang lebih murah untuk anak-anak mereka. Permainan seperti Nintendo Labo tidak bisa bekerja pada Nintendo Switch Lite.

Nintendo Switch Lite. (Nintendo)

Game lain yang tidak bisa dimainkan oleh Nintendo Switch Lite di luar kotak adalah Super Mario Party. Untuk memainkan permainan multiplayer, pemilik Nintendo Switch Lite harus mendapatkan satu set Joy-Cons tambahan yang kemudian dapat dihubungkan ke konsol secara nirkabel. Ini bisa membuat Super Mario Party menjadi satu game yang sangat mahal bagi pemilik Nintendo Switch Lite. Mereka yang memiliki anggaran terbatas harus berpikir ulang.

Ada juga seri game Just Dance yang tidak dapat diputar di Nintendo Switch Lite tanpa membeli beberapa pengendali Joy-Con. Hal tersebut mungkin membuat beberapa calon pemilik Nintendo Switch Lite berpikir dua kali untuk membeli konsol. Namun, Nintendo mungkin melihat ini sebagai bisnis yang cerdas.

Nintendo Switch Lite menarik bagi mereka yang memiliki anggaran terbatas atau yang menginginkan konsol kedua, sementara mereka yang masih ingin bermain game seperti Super Mario Party hanya akan menghabiskan sedikit lebih banyak untuk mendapatkan versi normal konsol.

Seperti sudah disinggung di atas, Nintendo Switch Lite dirancang secara eksplisit sebagai perangkat genggam. Artinya, pemain tidak dapat menyambungkannya ke TV dan pengendali joy-con terpasang langsung. Ini berbeda dengan Switch asli yang dapat tersambung ke TV dengan joy-con knock down atau bongkar pasang.

Sejumlah peningkatan tampak pada Switch Lite. Seperti namanya, perangkat tentunya jauh lebih ringan karena ukurannya. Switch Lite juga dikatakan terasa lebih kokoh karena pengendali Joy-Con sekarang menjadi bagian dari perangkat. Bukan bagian terpisah yang dapat dilepas dan dipasang seperti pada Switch asli. Nintendo juga mengatakan Switch Lite memiliki masa pakai baterai yang sedikit lebih baik ketimbang Switch asli.

Untuk sektor layar, resolusi Switch Lite tetap sama dengan Nintendo Switch asli, yakni 720 piksel. Perangkat baru ini memiliki layar sentuh 5,5 inci dibandingkan dengan 6,2 inci untuk pendahulunya.

Selain desain baru dan beberapa perubahan yang dijelaskan di atas, Switch Lite dan Switch biasa sebagian besar identik. Nintendo mengatakan tidak ada perbedaan kinerja antara kedua model. Pemain masih dapat menggunakan aksesori yang sama dengan Lite, termasuk pengontrol joy-con, switch pro controller, dan poke ball plus.

Switch Lite juga masih mendukung Wi-Fi, Bluetooth, NFC, dan memiliki kontrol gyro bawaan. Sejak debutnya pada Maret 2017, Nintendo telah menjual hampir 35 juta unit Switch di seluruh dunia. Nintendo Switch Lite sendiri akan mulai dipasarkan pada 20 September mendatang.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto

Close Ads