alexametrics

Cerita Manay soal E-Sport hingga Harumkan Nama Bangsa

15 Januari 2020, 15:53:36 WIB

JawaPos.com – Muhammad “Manay” Farchan Ridha sudah sangat populer di kalangan pecinta esport Tanah Air. Namanya semakin berkibar setelah dia sukses harumkan nama bangsa dengan menjadi juara dunia pada turnamen esport Free Fire World Cup 2019 yang digelar di Thailand.

Di balik prestasinya yang membanggakan itu, Manay rupanya tidak pernah punya niatan untuk menjadi atlet esport. Dia bermain game karena sejak dulu dia menyukainya. Bahkan Manay rela berlama-lama di warnet demi memuaskan gairahnya pada permainan game online.

“Awalnya sih sejak masih sekolah sering main game di warnet. Pas kuliah, Free Fire kan belum lama ya, ikut komunitas di Bogor dan komunitas di Jakarta. Kalau ada turnamen offline diikuti,” tutur Manay saat ditemui di bilangan SCBD, Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (14/1) malam.

Sejumlah turnamen yang diikuti Manay rupanya membuat dia semakin terlatih dan membuahkan beberapa penghargaan. Bahkan Manay bersama tim menjadi juara nasional hingga dikirimkan ke turnamen Free Fire World Cup 2019. Mental juara yang sudah dipupuk sejak lama akhirnya membuat dia menang pada kompetisi tersebut.

“Yang saya rasakan menekuni esport sudah dapat banyak pengalaman. Dari awalnya enggak tahu jadi tahu,” tutur Manay.

Selain mendapat pengalaman baru, terjun ke dunia esport ternyata juga membawa dampak positif secara finansial bagi Manay. Sekalipun tidak menyebutkan nominal, dia menganggap penghasilan dari esport sudah sangat cukup memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Bahkan dari dunia esport, Manay sudah bisa menabung dan melakukan investasi.”Bisa nabung dan investasi,” ucapnya singkat.

Lebih lanjut, diungkapkan Manay, orang tuanya dulu sempat melarangnya untuk bermain game. Sama seperti orang tua pada umumnya, orang tua Manay menganggap game tidak baik dan tidak mungkin menjadi sebuah profesi. Namun setelah mendapat penghargaan, orang tuanya yang dulu tidak memneri dukungan malah berbalik arah memberikan dukungan 100 persen untuknya.

“Ternyata pas terjun ke esport gini orang tua ya mendukung. Apalagi pas aku jadi juara dunia, orang tua aku bangga sampai dijemput di bandara,” tandas Manay.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Abdul Rahman


Close Ads