alexametrics

Jangan Keliru, Klub Motor Beda dengan Geng yang Suka Bikin Resah

13 Juli 2019, 17:36:48 WIB

JawaPos.com – Belakangan citra klub motor mulai dipandang negatif. Hal ini dikarenakan ulah geng-geng yang kerap membuat resah masyarakat. Padahal, definisi klub dan geng sangat berbeda, baik secara organisasi ataupun kegiatannya.

Ulah geng motor yang sering melakukan penyerangan antarkelompok memang membuat masyarakat mulai memunculkan stigma negatif. Apapun yang berbau perkumpulan mengenai motor, dinilai jadi ajang ugal-ugalan atau bahkan kriminal.

Padahal, sejatinya klub dan geng motor sangat berbeda. Geng motor umumnya terbentuk dari pemuda atau remaja dengan latar belakang sosial, atau daerah yang sama. Sementara klub punya rasa cinta yang sama pada dunia otomotif dan biasanya punya AD/ART.

“Sebenarnya club itu kan wadah ya, cuma ada juga akhirnya ke kriminal yang notabene mereka hanya berkumpul. Sebenarnya si beda definisi geng sama club,” ungkap pemilik Desa Kustompart, Deddy Santoso, kepada JawaPos.com.

Kalau klub, lanjut Deddy, bisa menunjukkan identitas dengan jelas. Kemudian klub juga punya logo serta kepengurusan organisasi bisa dipertanggungjawabkan. “Geng kan lebih ke arah kumpul-kumpul saja visi-misi enggak jelas,” tambah dia.

“Apalagi, club punya banyak sisi positif, terutama dalam kehidupan pribadi. Melatih berogranisasi juga. Makin banyak teman, kan untuk saya karena yang ketemu orang-orang motor semua, diskusi, hingga tukar ilmu,” tutup dia.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Indra Eka Setiawan

Close Ads