alexametrics

Bapake YouTuber yang Tepat Waktu

12 September 2021, 16:44:04 WIB

SISWANTO bukanlah orang yang pelit. Lebih dulu malang melintang di dunia YouTube, pria yang sebelumnya dikenal sebagai pemilik bengkel sekaligus montir itu senang berbagi ilmu. Maka, saat warga Desa Kasegeran mulai tertarik menjadi naravlog YouTube alias YouTuber, dia bersedia menjadi guru.

’’Setelah belajar, barulah mereka tahu bahwa hal sederhana bisa juga menjadi tontonan menarik,’’ papar Siswanto saat berbincang dengan Jawa Pos, Rabu (8/9).

Hal sederhana yang dia maksud adalah jalan-jalan, memancing, main games, sampai uji nyali di tempat keramat. Karena itulah 65 anak didik Siswanto muncul di YouTube dengan beragam kanal. Mulai jalan-jalan, motovlog, mancing, gaming, hingga misteri.

Sesi ngangsu kawruh tentang YouTube dengan Siswanto mengubah kebiasaan kaum muda Kasegeran. Jika sebelumnya mereka menghabiskan waktu dengan nongkrong-nongkrong tak jelas, kini hari-hari mereka adalah nongkrong sambil memperdalam materi ngonten. Siswanto mengatakan, YouTube bisa menjadi solusi masalah ekonomi di masa pandemi Covid-19. ’’Semua orang bisa kalau optimistis dan tidak mudah menyerah,’’ tegasnya.

Berpijak pada pemahaman itu, Siswanto senang mendengar kabar tentang para pemuda di desa-desa sekitar Kasegeran yang juga menjadi naravlog YouTube. Artinya, Siboen Chanel menginspirasi. ’’Hampir setiap desa itu ada tiga atau lima, bahkan sepuluh YouTuber. Tapi, jarang ada yang mengaku kalau mereka terinspirasi Siboen,’’ katanya, lalu tersenyum.

Anak-anak didik Siswanto mengenalnya sebagai Bapake YouTuber. Tak terkecuali Jumadi yang punya nama populer Adi Jokey. ’’Saya ikut Bapake mulai dari nol subscriber. Sekarang sudah 16 ribu subscriber,’’ ujarnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : idr/c18/hep

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads