alexametrics

7 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Melihara Ikan, Jangan Sampai Salah

12 Juli 2019, 20:29:59 WIB

JawaPos.com – Memelihara ikan rupanya bisa membuat kehidupan kamu lebih menyenangkan. Dibandingkan dengan hewan lain, ikan dinilai lebih bermanfaat dan bisa lebih santai dalam hal perawatan.

Sebagaimana JawaPos.com lansir dari The Star, Jumat (12/7), memlihara ikan tidak menuntut banyak waktu serta membawa banyak manfaat. Termasuk menjadikan ruangan rumah maupun kamar tidur tampak lebih hidup.

Selain itu, ikan juga memiliki kepribadian yang menyenangkan. Bahkan bisa membantu kamu menghilangkan stres karena pekerjaan maupun lainnya. Karena itu, tidak ada salahnya jika kamu ingin mulai memelihara ikan sekaligus untuk dijadikan hiasan rumah.

Nah, untuk memulai memelihara ikan dalam akuarium maupun wadah lainnya, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan. Yuk! simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Pilih Spesies Ikan yang kuat 

Untuk langkah awal hal yang paling penting adalah memilih jenis ikan apa yang ingin kamu pelihara. Kamu sangat disarankan melakukan hal tersebut lebih dulu sebelum membeli wadah ikan. Sebab, kebanyakan orang justru cenderung membeli akuarium terlebih dahulu sebelum membeli ikannya.

Dengan memilih jenis ikan lebih dulu, hal itu memungkinkan kamu mendapat wadah yang sesuai dengan kebutuhan ikan itu sendiri. Ikan yang pas untuk pemula sebaiknya harus mudah dirawat, tahan banting, dan tidak perlu wadah besar. Beberapa contoh termasuk ikan Betta, Guppies, Mollies, Danios, dan Rasboras.

Pilih Wadah yang Pas

Setelah memilih ikan yang ingin dipelihara, kamu tentu akan tahu ukuran wadah ikan yang dibutuhkan. Misalnya, tangki ukuran 5 galon (19 liter) atau lebih kecil ideal untuk ikan tunggal seperti Bettas, atau ikan kelompok kecil seperti Guppies.

Jika kamu ingin memelihara spesies ikan yang berbeda, kamu setidaknya membutuhkan akuarium berukuran 20 galon (75 liter). Sebagian besar orang tidak menyadari bahwa semakin besar tangki yang dipilih, maka semakin mudah untuk memelihara dan menjaga kondisi air tetap stabil.

Sementara wadah yang berukuran 20 hingga 30 galon (114 liter) ideal bagi kebanyakan pemula yang ingin memelihara berbagai jenis ikan yang lebih banyak dan besar.

Peralatan yang Tepat

Untuk peralatan tentunya tergantung pada ikan yang ingin kamu pelihara. Termasuk urusan wadah ikan sebagaimana dijelaskan di atas. Kemudian kebutuhan filter air juga penting. Sebab, sebagian besar ikan membutuhkan filter. Ada banyak opsi berbeda untuk filter, tetapi sebagai pemula yang paling populer adalah filter hang-on back. Mudah dipasang dan mudah dirawat.

Spesies ikan yang berbeda tentu memerlukan suhu yang berbeda pula. Ikan tropis akan membutuhkan pemanas di dalam tangki untuk menghangatkan air hingga suhu yang tepat. Anda juga perlu memilah jenis tanaman dan substrat (bahan yang digunakan di dasar akuarium) paling cocok untuk spesies yang akan kamu pelihara.

Beberapa ikan menyukai banyak ruang renang terbuka dan tidak banyak dekorasi, sedangkan yang lain hanya akan merasa nyaman dalam akuarium yang banyak hiasan tanaman.

Siapkan Akuarium

Setelah memilih ikan, menyiapkan akuarium maupun wadah lain, termasuk peralatan yang diperlukan, kini tinggal mengaturnya saja. Pertama, cuci dan bilas semua dekorasi dan substrat yang akan digunakan. Hal ini untuk memastikan tidak ada debu atau serpihan lainnya yang masuk ke akuarium.

Letakkan semua peralatan kamu dalam wadah akuarium yang sudah disiapkan, mulai dari filter, tanaman, hingga hiasan lainnya. Kemudian kamu bisa menambahkan air. Pastikan kamu menggunakan de-klorinator untuk menghilangkan klorin dari air. Setelah tangki penuh, nyalakan peralatan dan biarkan tangki selama empat hingga enam minggu.

Kebanyakan orang, dan bahkan kebanyakan toko hewan peliharaan, akan memberi tahu bahwa kamu dapat menambahkan ikan setelah 24 jam. Namun hal ini tidak benar. Tangki perlu menyelesaikan siklus nitrogen, yang berarti perlu membangun lapisan bakteri baik untuk memecah senyawa berbahaya seperti amonia dan nitrit yang mematikan bagi ikan.

Perkenalkan Ikan

Setelah mendiamkan air selama beberapa minggu, selanjutnya kamu bisa mengukur kadar nitrat, nitrit, dan amonia mengguna alat tes air. Nitrit dan amonia akan memuncak dan kemudian turun ke 0, lalu nitrat akan mendekati angka 0.

Sebagian besar toko ikan menjual ikan mereka dalam kantong plastik. Kamu bisa mengapungkan kantong plastik yang berisi ikan ini dalam akuarium selama setengah jam. Hal ini memastikan bahwa air menghangat dengan tepat. Sehingga ikan bisa beradaptasi terlebih dulu.

Kamu kemudian perlu menambahkan secangkir air ke dalam plastik setiap lima hingga 10 menit sampai kantong penuh. Setelah penuh, kamu dapat menggunakan jaring untuk mengeluarkan ikan dari kantong ke dalam akuarium.

Jaga Kondisi Air

Aspek terpenting dalam memelihara ikan adalah merawat airnya. Jika kamu menjaga air tetap bersih dan bebas dari senyawa berbahaya, dalam banyak kasus air akan menjaga ikan kamu. Untuk melakukan ini, kamu sebaiknya selalu memperhatikan parameter air (nitrat, nitrit, dan amonia) setiap minggu, juga mengganti air sebagian.

Sebagian besar pemula biasanya akan mengganti seluruh air dalam akuarium. Namun hal itu tidak perlu dan sebenarnya cukup merusak karena akan menghancurkan ‘tempat tidur’ bakteri baik di dalamnya. Untuk itu, kamu cukup mengganti air sekitar 20 persen setiap minggu.

Perawatan Akuarium

Selain merawat air, ada beberapa pekerjaan pemeliharaan lain yang perlu kamu lakukan untuk memastikan kesejahteraan ikan. Setiap hari, saat kamu memberi makan, periksa apakah semua peralatan berfungsi dengan baik, termasuk memeriksa suhu tangki sudah benar.

Ketika kamu mengganti air mingguan, gunakan juga magnet ganggang untuk menghilangkan ganggang dari kaca. Sekali sebulan, kamu juga perlu mengganti media di dalam filter.

Editor : Fadhil Al Birra


Close Ads