alexametrics
Royal Enfield Tour of Indonesia 2020

Petualangan Bermotor Berburu Pemandangan Indah

7 Maret 2020, 19:16:14 WIB

JawaPos.com – Royal Enfield Tour of Indonesia (TOI) 2020 telah memasuki hari keempat Sabtu ini (7/3). Sebanyak 21 riders brand asal Inggris yang kini dibuat di India itu, mengarungi rute sekitar 1.500 km dari Bogor ke Bali. Rombongan yang terdiri dari pemilik motor Royal Enfield Himalayan dan Royal Enfield Classic 500, bertolak dari Bogor pada Selasa (5/3).

Salah seorang peserta, Ujang Slamet menuturkan, dirinya sangat menikmati perjalanan selama empat hari TOI 2020. “Ini pertama saya touring lagi setelah 15 tahun. Perjalanan sangat menyenangkan. Tahun depan mau ikut lagi,” terang penunggang Classic 500 berwarna Black Stealth itu.

Pada hari pertama, tantangan sudah mulai dirasakan oleh para peserta. Mereka menempuh rute sejauh sekitar 300 km ke Tasikmalaya, Jawa Barat. Sebab, mereka harus melewati jalur pegunungan yang menantang di kawasan Puncak, Cipanas, hingga di Padalarang. Masuk ke Kota Cimahi, kemacetan sudah menanti.

Tantangan lainnya, hujan lebat mengguyur para rider selama awal perjalanan jarak jauh tersebut. Oleh karena itu, dari Bandung, para peserta sudah harus mengenakan Rain coat. Hujan itu pun tak berhenti, hingga stop hari pertama di Hotel Horison Tasikmalaya. Perjalanan yang dimulai pada pukul 9 pagi itu, berakhir pada pukul 9 malam, saat semua peserta sudah touch down di hotel. Salah satu keseruan hari itu adalah, para peserta dibawa menanjak di kawasan Kamojang, Garut. Kemudian berfoto di Kamojang Bridge, yang menghubungkan dua bukit.

Setelah rehat semalam, pagi harinya pada Kamis (6/3), para peserta langsung melajukan motor mereka lagi. Mereka beranjak dari Tasikmalaya ke arah Jogjakarta. Lepas dari hotel, hujan deras sudah menyapa. Perjalanan pun berlanjut ke arah Jogjakarta melalui Pangandaran, lalu melewati Jalan Pos atau kondang disebut Jalan Raya Daendels. Ketika malam menjelang, mereka pun merapat di Hotel Pesonna Tugu, Jogjakarta. Selain merasakan serunya Jalan Raya Daendels, mereka juga mencicipi rute off road di daerah Cisumur, Cilacap. Hari itu, mereka masuk ke hotel dalam keadaan basah kuyup dan belepotan. Namun, senyum tetap mengembang di wajah para peserta.

Rombongan 21 riders dalam Royal Enfield Tour of Indonesia (TOI) 2020/Dinarsa Kurniawan

Keesokan harinya, pada Jumat (6/3), mereka diarahkan ke Blitar melalui jalur Pacitan ke Trenggalek. Rute perkotaan berganti dengan jalan menanjak setelah lepas dari provinsi DI Jogjakarta. Jalanan mulai menanjak dan berkelok memeluk area pegunungan. Pemandangan sepanjang jalan sungguh memanjakan mata.

Namun, mereka tak boleh terlena. Sebab, jalanan pegunungan membutuhkan konsentrasi prima. Setelah adrenalin dan konsentrasi dipompa, mereka pun mendapatkan View yang indah dari alam. Hijaunya area perbukitan, beradu dengan birunya Pantai Selatan Pulau Jawa, lalu berhenti untuk beristirahat di Pantai Soge, Pacitan.

Di Pantai yang masih terhitung perawan itu, mereka berfoto dan sebagian dari peserta juga menjajal melahap pasir dengan Himalayan. Hari itu, perjalanan diakhiri dengan perjalanan ke Blitar melalui Trenggalek dan Tulungagung. Saat menjelang malam, mereka sampai di Hotel Tugu Lestari Blitar.

Nah, di hari keempat hari ini, para riding berlanjut ke arah Bondowoso dari Blitar. Sebelum sampai ke sana, mereka sempat mampir di Gunung Bromo. “Ini paket lengkap sih. Ada berbagai rute yang dilalui. Puas jadinya,” ucap Azis, salah seorang peserta dari Jakarta.

TOI sendiri merupakan event tahunan yang diselenggarakan oleh Royal Enfield bagi para pemilik motor Royal Enfield. Di Indonesia, event itu sudah memasuki tahun kedua. Kali ini, mereka dilepas langsung oleh Country Manager Indonesia untuk Royal Enfield Irvino Edwardly. Irvino mengapresiasi antusiasme peserta yang pada tahun ini lebih banyak dari penyelenggaraan pada tahun sebelumnya.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme peserta TOI pada tahun ini. Jumlah peserta semakin banyak, tak hanya dari anggota komunitas Royal Enfield, namun juga ada beberapa peserta non komunitas. Pada TOI 2019 lalu, ikut sebanyak 14 peserta. Di tahun ini, peserta semakin banyak menjadi 21 orang, dengan menggunakan motor Royal Enfield baik dari varian Classic maupun Himalayan.” ujar Irvino.

Editor : Kuswandi

Reporter : Dinarsa Kurniawan



Close Ads