alexametrics

Saat Ayam Serama Beradu Gaya, Menjaga agar Berdiri Tegak bak Model

4 April 2021, 17:48:28 WIB

Kontes ayam serama sudah seperti peragaan busana. Para joki harus pandai memancing satwa peliharaan mereka yang eksotis itu untuk melenggak-lenggok guna jadi jawara.

DI ATAS panggung, ayam serama jantan itu begitu genit. Badannya tegak, dada membusung, sayap mengepak-ngepak, dan terkadang kakinya diangkat satu. Sudah seperti peragawan yang sedang pamer busana di atas catwalk. Didukung dengan bulu dominan kuning dan berekor abu-abu yang indah mengembang, si jantan bernama Torpedo itu bak raja yang tebar pesona.

Faruq, pemilik ayam serama itu, mengungkapkan bahwa si Torpedo memang sudah terlatih lama. Pria yang tergabung di komunitas Ke’lesab itu memantau gerak-gerik ayam serama miliknya pada kontes di area Food Junction Pakuwon City Mall pada Minggu (28/3).

“Semakin banyak ayam mengepakkan sayap, semakin tinggi poin yang diberikan,” ujar Faruq yang berasal dari Madura. Di kontes itu Faruq membawa tiga jantan setinggi jengkal orang dewasa untuk diadu tanding.

Dewan Juri Kontestasi Serama Indonesia Bahari Rizky menyatakan, setiap ayam serama diberi waktu dua menit untuk unjuk peragaan. Para joki bisa mengeluarkan kemampuan terbaik dengan memberikan aba-aba pada ayam serama. Mereka harus membuat ayam-ayam tampil elegan di tengah cuaca yang terik saat kontes itu. Juga menjaga ayam tetap fokus di tengah keramaian perlombaan. ”Itulah tantangan bagi joki untuk tetap mengontrol konsentrasi ayam saat berlaga,” jelas Rizky.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : jar/c12/jun




Close Ads