alexametrics

Johonas ”Dandu” Budhi Pamungkas dan Koleksi Drum Lawas

Paling Tua Keluaran 1920-an
4 April 2021, 14:48:02 WIB

Sebagai pemain drum, mudah rasanya tergiur melihat drum set lawas dan klasik. Apalagi, benda-benda tersebut sudah jadi barang langka. Saat beberapa kolektor menjual koleksi drum lawas mereka, Dandu tak berpikir dua kali untuk menjadi pemilik baru.

HAMPIR 5 bulan belakangan, Johonas Budhi Pamungkas atau yang akrab disapa Dandu blusukan mencari snare drum hingga drum set lawas. Blusukan dilakukan secara langsung maupun di internet. Awalnya, Dandu mendengar dari kawan-kawannya bahwa beberapa snare drum lawas dijual pemiliknya. ”Pandemi di rumah mungkin bikin bosan ya,” ucapnya. Begitu pun Dandu, pandemi membuatnya punya koleksi baru.

Dalam waktu beberapa bulan tersebut, Dandu kini punya hampir 40 snare drum dan 12 unit drum set. ”Ini blusukan terus. Nyari siapa lagi yang mau jual,” jawabnya, kemudian terkekeh. Dandu sebenarnya hanya membatasi drum asli produksi dekade 1920-an hingga 1990-an. Dia menghindari jenis-jenis drum yang di-reissue dari jenis drum lawas.

”Kadang ada yang menawarkan yang tahun produksinya lebih muda dari itu,” tuturnya. Dandu biasanya menolak. Dengan kategori terbatas, Dandu lebih menikmati desain-desain klasik yang ditawarkan drum lawas tersebut. ”Kalau nggak campur-campur, itu rasanya puas,” imbuhnya.

Dandu mengajak tim Jawa Pos melihat salah satu drum set miliknya. Drum set dengan merek Rogers tersebut merupakan buatan Amerika Serikat pada 1980-an. Setiap bagian drum set punya warna yang berbeda dengan taburan sparkle yang menarik.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : dya/c12/nor




Close Ads