alexametrics

Membudidayakan Anggur Premium Dixon, Si Manis yang Tahan Banting

2 Agustus 2021, 07:12:14 WIB

Namun, manis bukan satu-satunya keistimewaan Dixon. Tanaman itu dikenal lebih cepat berbuah daripada varietas lainnya. Di usia enam bulan, Dixon sudah bisa berbuah. Tandan buahnya pun dalam ukuran yang cukup besar sehingga lebih banyak buahnya. Beratnya bisa mencapai 600 gram sampai 1 kilogram dalam satu dompolan. Tak heran kalau Dixon jadi incaran. ”Kalau di sini, bisa tiga kali setahun berbuah. Kalau di luar, dua kali karena ada salju,” ungkap Caca.

Dixon terkenal tidak rewel. Varietas itu bisa ditanam di daratan tinggi maupun rendah. Hasilnya tentu beda. Di dataran rendah, buah lebih manis karena terik matahari berlebih membuat kandungan gulanya lebih banyak. Sayang, warna dan bentuk buah kurang.

Buah anggur premium dixon. (IMAM HUSEIN/JAWA POS)

Sebaliknya, di dataran tinggi, warna dan bentuk buah lebih menonjol. Buahnya pun cenderung lebih berat. Tentu, tetap dengan cita rasa manisnya. Selain itu, Dixon tahan banting jika dibandingkan dengan varietas lain. Varietas tersebut lebih tahan dari hama dan penyakit tanaman. Caca mencontohkan ketika musim hujan tiba. Dalam kondisi itu, biasanya jamur seolah-olah lebih terangsang untuk tumbuh dengan cepat. Pada tanaman lain, hanya dalam hitungan jam, tanaman bisa habis ditumbuhi antraknosa.

Namun, tidak demikian pada Dixon. Tanaman itu memiliki pertahanan yang cukup kukuh. Ia mampu bertahan sampai sang pemilik turun tangan dalam menangani penyakit yang muncul. ”Ibarat kata, kalau manusia, hidup di jalanan pun, ia bisa hidup,” pungkasnya.

Buah anggur premium dixon. (IMAM HUSEIN/JAWA POS)

Editor : Ilham Safutra

Reporter : mia/c12/ai

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads