alexametrics

Dukung Budi Daya Perikanan Harus Berkelanjutan

1 Oktober 2019, 13:16:53 WIB

JawaPos.com – Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, melalui Dinas Perikanan setempat menggencarkan program pengelolaan sumber daya perikanan budidaya berkelanjutan. Hal ini dilakukan dengan mengintegrasikan aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial.

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kotim Heriyanto mengatakan, Kotim sebagai bagian dari wilayah kerja Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin, turut mendapat perhatian. Hal ini diwujudkan dengan bantuan-bantuan pemerintah yang telah direalisasikan selama tahun 2018 dan 2019.

”Pada tahun 2018 BPBAT Mandiangin telah menyalurkan bantuan pakan mandiri sebanyak 5 ton dan bantuan benih bermutu sebanyak 438 ribu ekor untuk kelompok-kelompok pembudidaya di Kotim. Tahun 2019 BPBAT Mandiangin telah merealisasikan bantuan benih sebanyak 304 ribu ekor dan selanjutnya akan direalisasikan sebanyak 258 ribu ekor benih lagi,” paparnya sebagaimana diberitakan Prokal.co (Jawa Pos Group), Selasa (1/10).

Menurut Heriyanto, bantuan-bantuan ini tentunya hanya sebangai stimulus untuk membantu pembudidaya dan diharapkan dapat dikelola dengan baik sehingga menghasilkan sampai panen. Kemudian, lanjutnya, hasil panen diharapkan dapat diputar lagi sebagai modal untuk produksi di periode-periode selanjutnya, sehingga usaha budi daya dapat berkelanjutan dan semakin berkembang dari waktu ke waktu.

Dia menambahkan, pada 2020 mendatang diharapkan ada kelompok atau lokasi yang potensial di Kotim yang dapat diusulkan untuk menerima bantuan bioflok. ”Tentunya usulan-usulan tersebut akan terlebih dahulu dilakukan identifikasi dan verifikasi di lapangan untuk menilai kelayakan secara administratif dan secara teknis,” tandasnya.

Editor : Fadhil Al Birra



Close Ads