alexametrics

Hasutan untuk Banser dan Laskar Manguni

31 Oktober 2018, 05:45:18 WIB

JawaPos.com – Sejumlah orang terus menggoreng isu pembakaran bendera bertuliskan kalimat Tauhid yang dilakukan anggota Banser di Garut. Penggoreng isu itu bahkan telah menyerempet isu agama. Kalau hal ini dibiarkan, kerusuhan berbasis agama pun rentan terjadi.

Postingan bernada hasutan itu diterima Jawa Pos dari komunitas Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo). Diunggah oleh akun Indonesia News (fb.com/ prabowopresidenkusandiagawapre sku). “Laskar MANGUNI yg membantai umat islam di poso. Laskar MANGUNI yg menghadang habib bahar di manado. Kini apel siaga (bergabung) dgn banser, Apa urusannya dgn laskar manguni (laskar kristen)?”.

Begitu narasi yang diunggah oleh akun Indonesia News. Unggahan itu disertai foto Banser sedang berbaris bersama anggota Laskar Manguni. Sebenarnya apa yang terjadi dalam foto tersebut?

Hasutan untuk Banser dan Laskar Manguni

Ketua PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) mengatakan Laskar Manguni tidak datang untuk membantu mengamankan kantor PBNU. Itu penjagaan kantor PBNU. Mereka (Laskar Manguni) datang karena solidaritas saat mendengar kantor PBNU akan didemo sekelompok orang,” ujarnya. Jadi hati-hati ya, jangan mudah terprovokasi. Apalagi provokasi berbau politik yang dibalut dengan isu agama.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : (gun/JPC)



Close Ads
Hasutan untuk Banser dan Laskar Manguni