alexametrics

Hoax Foto Penangkapan Pembakar Bendera PDIP

30 Juni 2020, 04:04:12 WIB

INSIDEN pembakaran bendera PDI Perjuangan (PDIP) pada Rabu (24/6) dibuntuti informasi palsu. Di media sosial muncul kolase foto dengan narasi bahwa polisi telah menangkap pelaku pembakaran. Ada juga yang menyebutkan bahwa pelakunya adalah penyusup dalam aksi demo menolak RUU HIP itu.

”Belum 24 jam dah dapat satu. Met makan angina brooo,” tulis keterangan yang menyertai kolase foto tersebut. Kabar itu pun terus ramai menyebar di Facebook. Akun Syarifuddin mengunggahnya pada 26 Juni lalu. Hal yang sama dilakukan akun Dani Rochmatullah dengan sedikit tambahan keterangan bahwa pelaku pembakaran adalah aliansi muda komunis.

Dua foto dalam kolase itu dibuat seolah berhubungan. Yang pertama menunjukkan polisi sedang memegang lengan pria berpeci putih dan bertato. Sedangkan foto kedua menunjukkan aksi pembakaran bendera PDIP oleh orang yang juga mengenakan peci putih.

Namun, jika diperhatikan dengan teliti, pakaian yang digunakan jelas berbeda. Yang membakar bendera mengenakan pakaian biru. Sedangkan yang diamankan polisi memegang baju putih. Wajahnya juga tidak mirip.

Hasil penelusuran dengan memanfaatkan situs padanan gambar, foto pria bertato bersama polisi itu pernah diunggah akun Instagram milik Polres Rembang. Disebutkan, Polres Rembang sedang memfasilitasi para personel FPI mengganti atribut ormas mereka dengan busana muslim biasa pada 9 Juni 2017.

Kapolres Rembang AKBP Sugiarto menjelaskan, sebelumnya polisi telah mendengar rencana kedatangan personel FPI ke Rembang. Mereka dijadwalkan mengikuti pengajian haul Kiai Haji Maimun Zubair di Pondok Pesantren Al Anwar Sarang.

Guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, pihaknya kemudian menyampaikan imbauan agar anggota FPI tidak mengenakan atribut. ”Agar tidak menimbulkan gesekan dengan pihak lain di wilayah Rembang. Ini bentuk antisipasi kami,” jelasnya. Anda dapat melihat foto itu dan beritanya di bit.ly/PadaJuni2017.

Artinya jelas, foto yang memperlihatkan anggota kepolisian bersama anggota FPI tersebut tidak berkaitan dengan insiden pembakaran bendera PDIP dalam aksi tolak RUU HIP pada Rabu (24/6) di depan gedung DPR/MPR

FAKTA

Foto polisi bersama pria bertato yang diunggah akun Facebook Syarifuddin merupakan kejadian pada Juni 2017. Bukan penangkapan pelaku pembakaran bendera PDIP dalam aksi demo tolak RUU HIP pada 24 Juni lalu.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c9/fat



Close Ads