alexametrics

Salah Info soal Jemaat Gereja di Italia yang Diganti Foto

30 Mei 2020, 04:30:00 WIB

FOTO dan narasi yang dibagikan akun Facebook Osarao Tafonao kemarin benar-benar bikin trenyuh. Tampak seorang pendeta termangu memandangi foto para jemaat yang tertempel di bangku-bangku gereja. Foto itu kemudian diberi keterangan bahwa untuk kali pertama gereja di Italia kembali dibuka. Namun, sang pendeta hanya bisa memandangi foto para jemaatnya yang sudah meninggal akibat Covid-19.

”Ketika gereja mulai dibuka kembali di Itali Pdt digerejanya merasa terharu melihat kondisi bangku yg dipenuhi foto warga jemaat, ternyata hampir semua jemaatnya sudah berada dalam kerajaan sorga, Meninggal karena COVID 19. Apakah ini yg dinamai Next Generation?,” tulis akun Osarao Tafonao (bit.ly/GerejaDiItalia).

Kabar itu ternyata juga menyebar dalam bentuk video di YouTube. Kanal Santi Om mengunggahnya pada 27 Mei 2020 dengan judul. Video ini adalah kisah nyata Italia(?).Ketika Gereja dibuka kembali, sebagian besar jemaat meninggal. Tampak dalam video itu, seorang pendeta berjalan menuju tempat duduk jemaat. Kemudian, dia memandang satu per satu foto yang ditempel di bangku-bangku kosong.

Saat ditelusuri, memang benar bahwa situasi dalam gereja itu ada kaitannya dengan pendemi Covid-19. Tapi, ada juga kabar bohongnya. Foto-foto yang ditempel di bangku gereja itu bukan korban meninggal virus korona. Kejadiannya juga bukan di Italia.

Pengelola halaman Facebook Salem Baptist Church pernah mengunggah video yang sama dengan keterangan yang lebih detail. Disebutkan bahwa video itu direkam oleh T&T Creative Media, saat umat Salem Baptist Church di Mississippi, Amerika Serikat, memberikan kejutan kepada Brother Larry dalam rangka Paskah pada 12 April 2020.

Peristiwa itu diulas situs faithpot.com dengan judul, Mississippi Congregation Bring Pastor To Tears With A Simple Gesture On Easter Sunday. Ulasan yang terbit pada 16 April 2020 itu sama sekali tidak menyebut bahwa foto jemaat itu adalah korban virus korona. Foto-foto itu dipajang sebagai pengganti saat jemaat tidak bisa hadir di gereja karena pandemi Covid-19.

Disebutkan juga, saat tempat ibadah ditutup karena pandemi, pendeta beradaptasi dengan cara menyampaikan khotbah melalui Facebook. Untuk perayaan Paskah tahun ini, jemaat di Mississippi membuat kejutan kepada Pendeta Larry Duncan dengan memasang foto jemaat dan keluarga mereka di bangku gereja.

Kejutan itu membuat Larry menangis saat berjalan melewati bangku-bangku penuh dengan foto rekan-rekannya. ”Kami pikir itu mungkin sedikit lebih baik,” kata salah seorang anggota tim gereja kepada pendeta. Anda bisa melihatnya di bit.ly/TempelFotoJemaat.

FAKTA

Foto para jemaat yang dipajang di bangku-bangku gereja bukan korban meninggal akibat Covid-19 di Italia. Foto-foto itu adalah pengganti jemaat yang tidak bisa hadir dalam perayaan Paskah di Salem Baptist Church, Lake, Mississippi, AS.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c10/fat



Close Ads