alexametrics

Salah Informasi tentang Sakitnya Tukul Arwana

28 September 2021, 05:48:18 WIB

KABAR Tukul Arwana menjalani perawatan akibat pendarahan otak sedang ramai diperbincangkan. Di media sosial, ada yang mengaitkan kondisi Tukul saat ini dengan aktivitas beberapa waktu sebelumnya, yakni vaksinasi. Spekulasi pun muncul bahwa komedian itu mengalami pendarahan otak akibat vaksin.

”Gile Loe Dro… Piye Jal, *Mas Tukul* yang belum lama di Vaksinasi Covid19 malah kena Pendarahan Otaknya… Pliz deh jangan jadikan alat Uji Praktek,” tulis akun Facebook Ozella Shakeera pada 24 September 2021 (bit.ly/KenaPendarahan).

Kabar itu ternyata palsu. Penjelasan telah disampaikan pihak yang menangani pemeriksaan dan perawatan artis bernama asli Riyanto tersebut. Menurut Direktur RS Pusat Otak Nasional Mursyid Bustami, kabar bahwa vaksinasi Covid-19 menyebabkan efek samping serius berupa pendarahan seperti yang dialami Tukul Arwana adalah keliru. Belum ada bukti ilmiah yang kuat bahwa ada kaitan antara vaksinasi Covid-19 dan pecahnya pembuluh darah.

Jikalau menimbulkan efek samping, sifatnya sangat ringan dan mudah diatasi. Misalnya, demam, nyeri, mengantuk, dan lapar. Efek itu biasanya tidak berlangsung lama, maksimal dua hari setelah penyuntikan vaksin. ”Terkait adanya informasi bahwa vaksin berisiko menyebabkan stroke pendarahan otak, kami klarifikasi bahwa secara ilmiah pun tidak ada hubungan antara stroke pendarahan dan vaksin Covid-19,” katanya.

Mursyid menjelaskan, sekitar 20 persen stroke pendarahan disebabkan adanya penyumbatan pada pembuluh darah. Faktor risiko stroke itu, antara lain, diabetes, hipertensi, pola makan yang buruk, merokok, obesitas, kurang aktivitas fisik, alkohol, dan narkotika. ”Kalau stroke pendarahan biasanya adalah penderita hipertensi. Tidak kuatnya pembuluh darah menahan tekanan darah yang tinggi sehingga terjadilah kebocoran,” ujarnya. Anda dapat membacanya di bit.ly/TakAdaBuktiIlmiah.

Sementara itu, Riski Kimon selaku manajer Tukul Arwana menjabarkan bahwa pascaoperasi di RS Pusat Otak Nasional (PON), Tukul memperlihatkan kondisi yang kian membaik. Respons juga terlihat dari mata dan gerakan sejumlah anggota tubuh lainnya. Anda dapat membaca kabar itu di bit.ly/KondisiMembaik.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c7/fat

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads