alexametrics

Salah Narasi soal Video Vaksinasi Covid-19 di Israel

28 Maret 2021, 05:48:17 WIB

KABAR palsu yang mengiringi program vaksinasi Covid-19 kembali muncul. Kali ini, beredar kabar bahwa vaksinasi di Israel hanyalah pura-pura. Kabar itu disertai rekaman CCTV tentang aktivitas penyuntikan vaksin di Israel. Petugas kesehatan tidak menyuntikkan jarum ke lengan, tapi ke belakang tubuh orang yang divaksin.

”Tu liat kelakuan Yahudi ngebohongin dunia se olah² di vaccine padahal tdk, dia ga tau ada cctv yg lg ngerekam,” tulis pemilik akun Twitter @FKadrun pada 24 Maret lalu. Hingga kemarin, video itu telah di-retweet hingga 430 kali (bit.do/DibohongiVaksin).

Video berdurasi 23 detik tersebut memang berasal dari rekaman CCTV. Saat petugas kesehatan pura-pura menyuntikkan vaksin, di depannya ada orang yang merekam degan smartphone. Tampak pria yang akan divaksin membuka lengan bajunya. Sesaat kemudian, petugas mengarahkan jarum ke belakang pria yang divaksin. Jarumnya sama sekali tidak mengenai tubuh.

Memanfaatkan situs padanan gambar Yandex, rekaman CCTV itu ternyata hanyalah simulasi untuk kepentingan dokumentasi dari pihak yang divaksin. Pada saat vaksin benar-benar disuntikkan, pria itu lupa meminta orang lain untuk membuat dokumentasi videonya. Akhirnya, dia meminta tenaga kesehatan pura-pura menyuntikkan vaksin lagi dan direkam dengan menggunakan smartphone.

Capture rekaman CCTV itu pernah diulas situs berbahasa Rusia, newsru.co.il, pada 2 Maret 2021. Disebutkan bahwa vaksinasi dilaksanakan oleh Magen David Adom (Mada) di pusat perbelanjaan Bat Yam. Mada adalah sebuah lembaga layanan darurat medis, bencana, ambulans, dan bank darah di Israel.

Dalam penjelasannya, Mada membantah tudingan bahwa pihaknya tidak menyuntikkan vaksin ke pasien. Mereka mengklaim telah memberikan lebih dari 1 juta vaksin kepada orang Israel dari waktu ke waktu sesuai dengan permintaan. Termasuk merekam proses vaksinasi dalam bentuk foto dan video.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c7/fat




Close Ads