alexametrics

Video Hoax tentang Virus Korona Wuhan

28 Januari 2020, 07:44:49 WIB

JawaPos.com – Virus korona yang membuat pemerintah Tiongkok mengisolasi 13 kota juga ditunggangi kabar palsu. Sebuah video yang memperlihatkan warga berlarian sambil membawa koper dan tas besar di stasiun kereta api diberi narasi kepanikan warga Tiongkok akibat wabah virus korona.

’’Kepanikan luar biasa orang2 china akibat #VirusCorona, lalu bagaimana kepanikan orang2 #Uyghur saat kalian teror dengan teror diluar batas prikemanusiaan?? Ini hanya sedikit balasan dari Allah didunia ini.’’ Begitu narasi yang ditulis akun Facebook Muhamad Lailan (bit.ly/WargaPanik) Minggu (26/1).

Video yang sama ditemukan di Twitter. Salah satu yang menyebar ulang adalah pemilik akun @SurYosodipuro. Tampak dalam video itu, ratusan orang berlari sembari menenteng tas dan koper. Rangkaian kereta api tampak terparkir di sisi kanan warga yang berlarian tersebut.

Memanfaatkan situs padanan gambar, Jawa Pos menemukan video serupa diunggah portal berbahasa Mandarin, sina.com. Video itu diberi keterangan singkat tentang aktivitas mudik orang-orang Yulin yang bekerja di Guandong untuk merayakan Festival Musim Semi.

Penelusuran lainnya dengan kata kunci Yulin, Guangdong, dan Spring Festival mengarahkan Jawa Pos ke situs asal Singapura yang mengulas pergerakan miliaran warga Tiongkok untuk merayakan Festival Musim Semi tahun ini.

Menurut portal businessinsider.sg, pemerintah Tiongkok memperkirakan terjadinya 3 miliar perjalanan untuk merayakan momen yang juga dikenal sebagai Lunar New Year itu. Migrasi tahunan manusia terbesar di dunia tersebut berlangsung selama 40 hari, mulai 10 Januari hingga 18 Februari 2020.

Artikel itu juga dilengkapi foto-foto kepadatan warga Tiongkok di berbagai stasiun kereta api. Mayoritas warga mengenakan masker di keramaian untuk mengantisipasi persebaran virus korona. Namun, sebagian warga juga tampak tidak mengenakan masker. Anda bisa melihat foto-foto mudik itu di bit.ly/3MiliarPemudik.


FAKTA

Video yang diunggah akun Facebook Muhamad Lailan dan akun Twitter @SurYosodipuro_ itu memperlihatkan suasana mudik warga Yulin yang bekerja di Guandong untuk merayakan Tahun Baru Imlek atau Festival Musim Semi.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : zam/c5/fat

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads