alexametrics

Korban Kebocoran Gas Dikira Terpapar Covid-19

27 April 2021, 05:48:22 WIB

INDIA baru saja dilanda ledakan kasus positif Covid-19. Kondisi itu, tampaknya, dimanfaatkan pembuat hoax untuk menyebar keresahan. Mereka mengunggah video tentang orang-orang yang bergelimpangan di jalan. Kemudian, memberinya narasi bahwa orang-orang itu terpapar varian baru Covid-19 yang mengakibatkan happy hypoxia atau kekurangan oksigen.

”Ini terjadi di India, varian baru menyebabkan happy hypoxia, kekurangan oksigen tanpa disadari. Mayat-mayat bergelimpangan, menyerang tua, muda, dan anak-anak,” tulis akun Twitter @FirzaHusain tersebut pada 24 April 2021.

Video berdurasi 2 menit 20 detik itu memperlihatkan beberapa kendaraan, termasuk ambulans, sedang siaga di pinggir jalan. Beberapa di antara mereka sudah mengangkut korban. Lalu, sebagian orang ada yang tergeletak di trotoar. Rekaman selanjutnya sama. Bahkan, bajaj digunakan untuk mengangkut pasien.

Saat ditelusuri, video yang sama pernah diunggah sejumlah kanal YouTube setahun lalu. Contohnya, kanal CLUETODAY News pada 7 Mei 2020 dengan judul, ANDHRA # Gas leak at LG polymers near Gopalapatnam village # Visakhapatnam.

Orang-orang bergelimpangan dalam video itu ternyata bukan karena terpapar varian baru Covid-19. Melainkan akibat kebocoran gas di dekat Desa Gopalapatnam, Visakhapatnam, salah satu kota yang berada di negara bagian Andhra Pradesh, India. Anda dapat melihatnya di bit.do/KebocoranGasIndia.

Portal berita The Guardian memberitakan kejadian itu pada 7 Mei 2020 dengan judul Ratusan Orang Terpapar Gas setelah Terjadi Kebocoran di Pabrik Kimia India. Gas dari pabrik LG Polymers di Andhra Pradesh tersebut bocor ke permukiman saat mayoritas warga tertidur. Sedikitnya, 11 orang tewas dan ratusan lainnya dibawa ke rumah sakit.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c13/fat




Close Ads