Hati-hati! Beredar Hoax Penerimaan CPNS 2018

26/06/2018, 18:49 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Pemerintah pastikan belum membuka penerimaan CPNS 2018 (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menerima laporan telah beredar pengumuman palsu mengenai pembukaan pendaftaran CPNS tahun 2018. Kementerian PAN-RB menegaskan pengumuman tersebut tidak benar atau hoax.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB Herman Suryatman mengatakan bahwa pemerintah belum secara resmi membuka lowongan CPNS 2018.

"Belum ada informasi resmi mengenai pembukaan dan pendaftaraan CPNS tahun 2018. Kabar yang beredar di masyarakat kami pastikan hoax," ujar Herman dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (26/6).

Herman menegaskan pada 2018, pemerintah memang berencana membuka penerimaan CPNS, terutama untuk formasi guru, tenaga kesehatan, serta formasi spesifik lainnya. Namun semua itu masih dalam proses.

"Semua masih dalam proses. Sampai saat ini usulan formasi yang disampaikan oleh instansi melalui e-formasi masih dalam tahap validasi," jelasnya.

Dia menambahkan, informasi yang beredar di berbagai media sosial seolah-olah pemerintah akan membuka pendaftaran CPNS pada Juli 2018. Di sana disebutkan kriteria yang diperlukan, susunan formasi, dokumen yang dibutuhkan, alur pendaftaran, dan kuota penerimaan CPNS.

Untuk itu, Herman mengimbau kepada masyarakat agar waspada dan berhati-hati dengan berbagai informasi simpang siur yang beredar namun tidak jelas sumbernya.

"Semua informasi resmi terkait kebijakan pendayagunaan aparatur negara, termasuk rencana penerimaan CPNS tahun 2018, akan kami sampaikan melalui website menpan.go.id," pungkasnya.

Sebelumnya, beredar di media sosial, pemerintah bakal membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 setelah pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang dilaksanakan pada 27 Juni 2018. Kemungkinan besar penerimaan CPNS 2018 dibuka Juli 2018.

Rekrutmen CPNS akan diprioritaskan untuk tenaga pendidikan dan kesehatan, tenaga pendukung pembangunan infrastruktur, poros maritim, ketahanan energi, serta ketahanan pangan.

Untuk mendukung terciptanya birokrasi berkelas dunia tahun 2024, pemerintah menyelenggarakan program strategis yang dimulai dari perencanaan, rekrutmen dan seleksi, pengembangan kompetensi, hingga reformasi kesejahteraan.

(srs/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi