alexametrics

Hoaks Pria Alami Kejang di Pinggir Jalan Dianggap Terinfeksi COVID-19

25 Maret 2020, 12:26:20 WIB

JawaPos.com – Sebuah video pendek yang memperlihatkan seorang laki-laki terkapar dengan kondisi kejang-kejang di pinggir jalan viral di media sosial. Pria tersebut kemudian dianggap telah terpapar virus Korona jenis baru (COVID-19).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menbantah kabar tersebut. Dia memastikan korban tidak terserang Korona. Dia menyebut peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Mekarsari-Tambelang, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Senin (23/3) sekitar pukul 20.00 WIB.

“Awalnya saksi melihat korban membawa sepeda motor berhenti di TKP. Kemudian korban sedang menelepon dan tiba-tiba kejang tanpa sebab dan tergeletak serta mengeluarkan busa pada mulut,” kata Yusri saat dikonfirmasi Rabu (25/3).

Namun, karena peristiwa terjadi di tengah merebaknya virus Korona, masyarakat pun khawatir ketika ingin memberikan pertolongan kepada korban. Korban pun dibiarkan saja di pinggir jalan hingga seseorang datang menghampiri korban.

Dia menyebut laki-laki yang tergeletak itu adalah ayahnya, Addin Fachruddin, 55. Mereka tinggal tak jauh dari TKP. Dia pun memastikan ayahnya pingsan bukan karena terinfeksi virus Korona.

“Anak korban menjelaskan bahwa ayahnya memiliki riwayat penyakit TBC,” ucap Yusri.

Mendapati keterangan tersebut, warga kemudian membantu membawa korban ke RSUD Bekasi. Saat itu, korban masih dalam keadaan sadar dan tidak meninggal dunia.

“Korban adalah tetangga dari yang meninggal akibat virus Korona yang meninggal di Cianjur dan dimakamkan di Tambun,” pungkas Yusri.

FAKTA

Addin Fachruddin, 55, laki-laki yang pingsan di Jalan Raya Mekarsari-Tambelang, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Senin (23/3) sekitar pukul 20.00 WIB bukan positif virus Korona. Melainkan memiliki riwayat penyakit TBC. Kendati demikian dia diketahui sebagai tetangga dari salah satu pasien positif Korona yang meninggal di Cianjur, Jawa Barat, dan dimakamkan di Tambun, Bekasi.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads