alexametrics

Hoax Jarum Palsu untuk Suntik Vaksin

24 Desember 2020, 05:05:16 WIB

PRODUSEN hoax masih terus menyebar keresahan menjelang pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Sebelumnya, mereka membuat narasi tentang relawan yang langsung meninggal saat disuntik. Kali ini, muncul kabar penggunaan jarum suntik palsu yang bisa menghilang setelah vaksin disuntikkan ke tubuh orang.

’’Ketika suntik vaksin menggunakan JARUM PALSU, jarumnya HILANG apa MASUK ke TUBEnya atau JARUM nya masuk di DAGING, pilih.’’ Begitu informasi yang ditulis akun Twitter @EkoArdi31321879 pada Senin (21/12).

Agar lebih terlihat meyakinkan, akun tersebut juga mengunggah rekaman pendek yang menunjukkan jarum tiba-tiba hilang setelah disuntikkan ke lengan seseorang. Tampaknya, ada upaya menggiring persepsi bahwa jarung itu tertinggal di dalam tubuh.

Pengecekan fakta menunjukkan bahwa sistem jarum suntik semacam itu diberi nama safety syringe. Portal berita BBC pernah menerbitkan ulasan tentang video jarum suntik menghilang itu pada 20 Desember 2020. Disebutkan, video yang beredar merupakan rekaman asli. Seorang tenaga kesehatan sedang menggunakan jarum suntik berpengaman dengan jarumnya masuk ke tabung setelah digunakan.

Menurut BBC, safety syringe merupakan sistem pengaman jarum yang telah digunakan secara luas selama lebih dari satu dekade. Sistem itu melindungi para tenaga medis dan pasien dari cedera dan infeksi. ’’Ini bukan kali pertama klaim jarum palsu muncul sejak peluncuran vaksin dimulai.’’ Begitu keterangan BBC. Anda dapat membacanya di bit.do/JarumAsli.

Sementara itu, Associated Press (AP) memberitakan bahwa langkah menggunakan jarum suntik berpengaman (masuk ke tabung setelah digunakan) ditujukan untuk mencegah luka tertusuk jarum yang dapat menyebarkan penyakit seperti hepatitis.

Dr Craig Spencer, direktur Kesehatan Global dalam Pengobatan Darurat di New York-Presbyterian/Columbia University Medical Center, mengatakan, alat suntik pengaman tersebut tidak berdampak pada jumlah vaksin yang didapat seseorang. Sama sekali tidak ada bedanya dengan menerima vaksin melalui jarum suntik konvensional. ’’Apa yang Anda lihat di video itu adalah jarum yang bisa ditarik,’’ katanya.

Baca Juga: Hoax Perawat Meninggal setelah Divaksin Covid-19

Jika kurang percaya, kanal YouTube milik BD, perusahaan teknologi asal Inggris, juga mengunggah video cara kerja safety syringe. Pada menit ke-3:14 terlihat mekanisme khusus yang menarik jarum ke dalam tabung setelah disuntikkan ke bagian tubuh. Anda dapat melihatnya di bit.do/CaraKerjanya.

FAKTA

Video yang diunggah akun Twitter @EkoArdi31321879 merupakan rekaman penggunaan jarum suntik berpengaman. Jarum bisa ditarik masuk ke tabung setelah digunakan, kemudian dibuang dalam kondisi lebih aman.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c19/fat


Close Ads