alexametrics

Catut Ustad Adi Hidayat, Sampaikan Informasi Keliru soal Gigitan Ular

20 Desember 2019, 01:07:33 WIB

JawaPos.com – Teror ular kobra yang akhir-akhir ini terjadi di beberapa daerah juga diikuti pesan palsu. Isinya mengenai cara mengobati gigitan ular. Katanya, cukup dengan mengunyah bawang merah, lalu bawang yang sudah halus itu dioleskan pada bagian tubuh yang tergigit. Racun ular pun tak akan menyebar.

”Apabila tergigit ular berbisa anda secepatnya lari ke rumah yg terdekat, minta bawang merah, gak usah dikupas langsung dikunyah sampai lembut, terus tempelkan pada bagian yg tergigit. Insya Allah sembuh seketika,” Begitu penggalan pesan yang awalnya beredar melalui WhatsApp.

Saat ditelusuri, informasi serupa ternyata muncul di Facebook. Salah satu penyebarnya bahkan mencatut nama pendakwah Ustad Adi Hidayat. Pada 17 Desember lalu, akun itu mengatakan bahwa sudah ada orang yang berhasil menggunakan cara tersebut hingga luka yang awalnya bengkak menjadi sembuh. ”Alhasil 5 menit kemudian langsung kempes.” Begitu penggalan informasi yang ditulis akun Kajian Ust. Adi Hidayat Lc (bit.ly/MengunyahBawang).

Benarkah dengan cara mengunyah bawang merah hingga halus mampu menyembuhkan seseorang dari gigitan ular? Dokter spesialis emergency, Tri Maharani, menegaskan bahwa cara tersebut salah. Langkah awal untuk mengobati gigitan ular adalah imobilisasi. ”Hoax. itu salah. Awali penanganan dengan imobilisasi,” tutur Tri Maharani kepada Jawa Pos Rabu (18/12).

Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Daha Husada, Kediri, Jawa Timur, itu mengungkapkan bahwa bisa ular tidak menyebar melalui pembuluh darah sebagaimana yang diyakini masyarakat, melainkan kelenjar getah bening. Dia pun menyarankan agar korban tidak dibawa ke dukun. Yang menangani juga tidak boleh menyedot darah korban, tidak mengikat area tergigit, dan tidak menggunakan obat herbal.

Pertolongan pertama yang tepat adalah imobilisasi dengan membuat bagian tubuh yang tergigit tidak bergerak. ”Caranya, memasang bidai di bagian yang tergigit untuk mengurangi pergerakan. Bisa menggunakan kayu atau bambu. Lalu, dibawa ke rumah sakit,” kata Maha, sapaan akrabnya.

Menurut Maha, langkah itu sesuai panduan yang ditulis World Health Organization (WHO) pada 2016. Panduannya berjudul The Management of Snakebites. Anda bisa membacanya di bit.ly/PanduanWHO. Tentang praktik pertolongan pertama gigitan ular, Maha memberikan contoh melalui kanal YouTube milik RSU Daha Husada. Anda bisa melihatnya di bawah ini.

FAKTA

Pertolongan pertama terhadap gigitan ular yang direkomendasikan WHO adalah imobilisasi. Yakni, mengondisikan daerah sekitar gigitan ular agar tidak bergerak. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : zam/c20/fat


Close Ads